Apel MPLS yang digelar di SMKN I Glagah ini diikuti sekitar 1.000 siswa yang berasal dari empat sekolah, yakni SMKN I Glagah, SMAN I Glagah, SMAN I Giri dan SMKN I Banyuwangi.
Di hadapan ratusan siswa tersebut, Anas langsung memberikan contoh tokoh-tokoh bangsa yang memulai kiprahnya sejak masa SMA, salah satunya Sukarno. Tokoh proklamator ini sudah menuliskan mimpinya membangun bangsa ini dari masa SMA.
“Di kamar Bung Karno kala SMA sudah tertulis “Masa Depan Bangsa Indonesia akan Dikobarkan Anak Muda”. Dan itu diwujudkan oleh Bung Karno bersama tokoh-tokoh muda lainnya untuk membentuk republik. Ini menunjukkan bahwa usia SMA adalah masa transisi yang paling penting. Masa-masa SMA ini menentukan kesuksesan di masa mendatang,” kata Anas.
Di masa sekarang pun, anak-anak muda Indonesia juga terus berkiprah. Anas lalu menyebut para pendiri perusahaan rintisan tekonologi, mulai dari pendiri Gojek, Bukalapak, hingga Ruangguru.
“Kita mengenal Nadiem Makarim, Achmad Zaky, juga ada Belva Devara yang mendirikan bimbel online Ruangguru. Masih ada juga Warung Pintar, startup yang menggarap teknologi sektor ritel. Warung kecil didigitalisasi dan dipermak sedemikian rupa untuk membuatnya berdaya saing dengan ritel modern. Di usia muda, mereka telah berperan besar dalam kemajuan bangsa. Ini harus menjadi penyemangat kalian untuk mulai mengukir prestasi dari sekarang,” beber Anas.
“Belajarlah yang rajin dari sekarang, jangan mudah menyerah. Walau kita ini berada di ujung pulau, jangan patah arang. Dengan perkembangan teknologi komunikasi, semua sekarang memiliki peluang yang sama untuk sukses,” kata Anas.
Dalam kesempatan itu, Anas juga berharap agar para guru senantiasa melakukan inovasi dalam pengajaran siswa. Guru, lanjut Anas, kini tak perlu malu menjadikan siswa sebagai teman diskusi.





