“Tidak kita pungkiri, anak-anak muda sekarang jauh lebih menguasai teknologi dibanding kita. Jangan malu bertanya ke mereka, anak-anak ini justru harus kita jadikan referensi,” kata Anas.
Di akhir pidatonya, Anas meminta agar siswa meningkatkan ibadahnya. Menurut Anas, kesuksesan seseorang tak lepas dari bantuan Allah SWT.
“Kita boleh belajar setinggi langit, tapi ingat Allah SWT tetaplah yang menentukan. Dan jangan lupa, peduli dengan sesama teman yang membutuhkan pertolongan. Siapa yang menolong orang lain, maka kita akan dilingkupi keberkahan,” jelas Anas.
Usai menyemangati anak-anak SMA tersebut, Anas menyempatkan diri bertemu dengan para wali murid dan melihat sejumlah inovasi karya anak SMKN 1 Glagah, antara lain prototype smart home yang bisa dikendalikan dari telepon genggam.
SMKN 1 Glagah, memang dikenal banyak menghasilkan teknologi sederhana yang dirancang oleh siswa dan guru. Bahkan, mereka tengah mendirikan Rumah Inovasi untuk memfasilitsi karya-karya anak didiknya. (yin)





