SURABAYA (Wartatransparansi.com) – Alumni Pandegiling menggelar Reuni 30 Tahun “Merekatkan Persatuan Demi Kutuhan Bangsa” sekaligus halal bihalal di Graha Widya Untag, Surabaya pada Minggu (29/3/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum bersejarah bagi para aktivis dan alumni yang pernah berkumpul dan berjuang bersama pada era 1990-an menjelang reformasi.
Ketua panitia kegiatan, Baktiono, mengatakan reuni ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga untuk mengingat kembali semangat perjuangan demokrasi yang pernah mereka jalani bersama.
Menurutnya, 30 tahun lalu para alumni berasal dari berbagai latar belakang yang sebagian besar belum saling mengenal. Namun mereka dipersatukan oleh semangat yang sama untuk memperjuangkan demokrasi di tengah situasi politik yang represif pada masa Orde Baru.
“Ini momentum bersejarah karena setelah 30 tahun baru hari ini kita bisa berkumpul bersama-sama. Dulu kita berasal dari berbagai elemen masyarakat, tetapi akhirnya seperti saudara karena sama-sama berjuang untuk demokrasi yang lebih baik,” kata Baktiono.
Ia menjelaskan, Jalan Pandegiling nomor 223 saat itu menjadi tempat berkumpul para aktivis muda untuk berdiskusi dan menyuarakan gagasan perubahan, meski dalam kondisi penuh risiko.
“Pada masa tersebut, kebebasan berpendapat masih sangat terbatas dan kritik terhadap pemerintah dapat berujung ancaman penangkapan,” jelasnya.
Selain dihadiri alumni dari Surabaya, reuni ini juga diikuti peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur seperti Ponorogo, Banyuwangi, Madura, Malang, hingga Jombang.





