Alumni Pandegiling Kembali Berkumpul Setelah 30 Tahun, Kenang Perjuangan Era Orde Baru

Alumni Pandegiling Kembali Berkumpul Setelah 30 Tahun, Kenang Perjuangan Era Orde Baru

Meski banyak alumni yang tidak bisa hadir karena usia lanjut maupun kondisi kesehatan, Baktiono mengungkapkan, mereka tetap menitipkan salam dan dukungan.

Baktiono berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai ajang nostalgia, tetapi menjadi wadah untuk kembali memperkuat persatuan sekaligus menularkan semangat perjuangan kepada generasi muda.

“Harapan kami semangat perjuangan ini bisa diteruskan kepada generasi penerus. Dulu kami berjuang tanpa memikirkan imbalan, hanya ingin Indonesia lebih baik. Semangat itu yang ingin kami sampaikan kembali,” harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Aktivis senior sekaligus Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menyebut kegiatan ini sekaligus menjadi momentum halal bihalal karena masih berada di bulan Syawal.

“Ya kegiatan hari ini sekaligus mumpung masih bulan Syawal, melaksanakan halalbihalal kepada teman-teman lama yang dulu pernah memang poskonya di Posko Pandegiling. Ini pusat tempat pergerakan kita saat melakukan perlawanan terhadap Orde Baru,” ujarnya.

Menurutnya, Posko Pandegiling saat itu menjadi tempat berkumpul para aktivis yang bergerak menuntut perubahan. Posko tersebut berada di kantor almarhum Sutjipto dan menjadi pusat diskusi serta koordinasi gerakan.

Armuji juga menyampaikan reuni ini dihadiri alumni dari berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Malang, Sidoarjo, Jombang, Madiun, hingga Ponorogo. Banyak di antara mereka sudah puluhan tahun tidak bertemu sejak masa perjuangan dulu.

“Ini merupakan kenangan lama yang akhirnya bisa kita refleksi kembali. Teman-teman dari berbagai kota hadir dan semuanya masih memiliki semangat yang sama,” tutupnya.(*)