Sidoarjo, Wartatransparansi.com – Alun-alun Sidoarjo menjadi sorotan setelah maraknya aksi asusila yang terjadi pada malam hari. Pelaku didominasi pasangan remaja hingga orang dewasa yang memanfaatkan kondisi sepi di atas pukul 01.00 WIB.
Berdasarkan laporan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo, satu pasangan berhasil diamankan langsung oleh petugas di lokasi, sementara 11 pasangan lainnya terekam kamera pengawas (CCTV).
Kepala Bidang Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau DLHK Sidoarjo, Vira Murti Krida Laksmi, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut dinilai sangat memprihatinkan, terlebih terjadi saat bulan suci Ramadan.
“Yang paling memprihatinkan, perbuatan itu terjadi saat bulan suci Ramadan,” ujarnya, Kamis (26/3).
Menurutnya, aktivitas tersebut mencerminkan rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap norma dan aturan di ruang publik.
Pasangan yang diamankan telah diberikan teguran dan pembinaan oleh petugas. Sementara itu, seluruh rekaman CCTV dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan pengawasan di kawasan tersebut.
Sebagai langkah tindak lanjut, DLHK berencana memperketat pengawasan dengan menambah jumlah petugas jaga malam dari tiga menjadi empat orang. Selain itu, patroli akan ditingkatkan melalui kerja sama dengan Satpol PP.
“Kami minta petugas lebih sering berkeliling untuk memantau aktivitas warga di alun-alun,” jelasnya.
Tidak hanya itu, DLHK juga akan menambah fasilitas penerangan dengan pemasangan dua lampu highmast guna meminimalkan aktivitas negatif di area tersebut.
“Insyaallah bulan April akan kami pasang dua lampu highmast supaya lebih aman,” tambahnya.
DLHK menegaskan bahwa pengawasan di Alun-alun Sidoarjo akan diperketat secara serius sebagai upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan ruang publik bagi masyarakat. (*)





