HPN 2026, PWI Nganjuk Tetapkan Santunan Disabilitas sebagai Agenda Tahunan

HPN 2026, PWI Nganjuk Tetapkan Santunan Disabilitas sebagai Agenda Tahunan

NGANJUK, WartaTransparansi.com – Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Nganjuk menegaskan komitmennya untuk terus hadir bagi penyandang disabilitas dengan menetapkan program santunan sebagai agenda rutin tahunan. Komitmen itu ditegaskan dalam kegiatan bakti sosial yang digelar di halaman Sekretariat PWI Nganjuk, Kelurahan Payaman, Rabu (18/2/2026).

Mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, peringatan HPN tahun ini tidak sekadar menjadi seremoni insan pers. Puluhan penyandang disabilitas menerima bantuan sembako dan empat unit kursi roda yang diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, Ketua DPRD Nganjuk Tatit Heru Tjahjono, serta Ketua PWI Nganjuk Bagus Jatikusumo.

Ketua PWI Nganjuk Bagus Jatikusumo menegaskan, kegiatan bakti sosial memang rutin dilaksanakan setiap HPN. Namun, tahun ini menjadi momentum khusus karena fokus diberikan kepada penyandang disabilitas dan akan dipermanenkan sebagai program kerja tahunan.

“Baksos selalu kami lakukan setiap tahun. Namun, baru kali ini secara khusus bersama saudara-saudara disabilitas. Melihat dampak dan antusiasme yang luar biasa, ini resmi kami tetapkan sebagai agenda tahunan setiap HPN,” ujar Bagus.

Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro mengapresiasi langkah tersebut. Menurutnya, inisiatif PWI menunjukkan bahwa insan pers tidak hanya berperan dalam penyampaian informasi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang nyata.

“Kami mendukung penuh keputusan PWI Nganjuk menjadikan santunan disabilitas sebagai agenda rutin. Pemerintah daerah siap bersinergi karena membangun Nganjuk yang inklusif adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan. Ia menilai kegiatan sosial seperti ini turut memperkuat harmoni dan menjaga situasi kamtibmas melalui pendekatan kemanusiaan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda serta didukung Dinas Sosial Nganjuk, BAZNAS, Lazismu, dan Lazisnu. Sinergi lintas sektor ini menjadi fondasi kuat agar peringatan HPN ke depan tidak hanya menjadi agenda profesi, tetapi juga momentum berbagi yang konsisten bagi masyarakat yang membutuhkan. (red)