Pj Gubernur Jatim Dilantik 16 Februari, Kekosongan jabatan Diisi Sekdaprov

Pj Gubernur Jatim Dilantik 16 Februari, Kekosongan jabatan Diisi Sekdaprov

SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada  hari ini Senin (12/2/2024) menjadi hari terakhir menjabat orang nomor satu di Jawa Timur bersama Wakilnya Emil Elestianto Dardak untuk Periode Pertama. “Hari ini tanggal 12 Februari adalah hari terakhir kepemimpinan kami ,  Saya dan Pak Emil untuk periode ini,” kata Gubernur Khofifah.

Secara Khusus, Ia menyampaikan terima kasih kepada segenap jajaran pemerintah provinsi Jawa Timur yang telah mendukungnya menjalankan pemerintahan di Jawa Timur. Ditegaskannya, banyak yang telah dilakukan oleh seluruh pimpinan dan pegawai di lingkungan Pemprov Jatim untuk mengantarkan Jawa Timur meraih berbagai prestasi.

Di hadapan pejabat di lingkungan Pemprov Jatim dan sejumlah tokoh masyarakat, sehari jelang masa jabatannya berakhir di gedung negara Grahadi Surabaya, Senin (12/2/2024), dirinya memohon pamit bersama Emil. Khofifah sendiri mengaku baru mendapatkan radiogram dari sekjen Kemendagri terkait antisipasi terjadinya kekosongan jabatan di Pemprov Jatim. Mengingat, jabatan Gubernur dan Wakil Jatim berakhir pada 13 Februari 2024.

“Karena besok lusa sudah memasuki masa pencoblosan, maka akan diputuskan Plh (Pelaksana Harian). Sedangkan pelantikan Pj (Penjabat) hari Jumat (16/2,red). Dan hari ini akan keluar keputusan Plh,” terang Gubernur.

Dia menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima fisik surat dari Kemendagri meskipun sudah disampaikan oleh sekjen Kemendagri. Apalagi, tadi siang Sekdaprov Jatim Adhy Karyono juga sudah bertelepon dengan Mendagri. “Jadi tunggu suratnya saja, saya rasa sore ini akan turun suratnya,” harap perempuan yang juga Ketum PP Muslimat NU ini.