ILMU DAN AKHLAQ

Ramadhan 1447 H, hari ke 24

ILMU DAN AKHLAQ

ANTARA Ilmu dan Akhlaq mana yang seharusnya kita dahulukan?

Pertnayaan ini penting, krena saat kita berada dizaman dimana ilmu berkembang semakin cepat sekolah semakin tinggi, gelar semakin Panjang, akses pengetahuan semakin luas

Namun disaat yang sama kita menyaksikan kegelisahan sosial Tutur kata yang kasar, mudah saling merendahkan, perbedaan disikapi dengan kemarahan  Bahkan atas nama ilmu dan agama.

Agama Islam mengajak kita untuk menata ulang cara pandang kita terhadap ilmu dan akhlaq dan memuliakan ilmu, tidak ada keraguan sedikitpun tentang hal ini

Bahkan wahyu pertama yang turun kepada rosululloh adalah membaca, belajar dan berpikir

Bukan perintah tentang sholat dan bukan perintah tentang berpuasa.

Apakah sama orang beilmu dengan orang yang tidak berilmu

Tentu tidak Ilmu adalah cahaya

Dengan ilmu seseorang mengenal Tuhannya

Dengan ilmu seseorang memahamai syariatnya

Dengan ilmu orang dapat membedakan mana yang haq dan bathil

Al Imam Al Ghozali dengan ihya’nya menjelaskan bahwa

Ilmu adalah jalan menuju akhirat

Ilmu adalah sarana untuk mengenal Allah dan memahamai perintah-perintahnya

Karena itu para ulama sejak zaman dahulu hidup dari semangat tholabul ilmi

Beljar dan belajar, ngaji ngaji dan ngaji

Disinilah letak kejujuran kita sebagai umat

Apakah setiap ilmu yang kita miliki  benar2 mendekatkan diri kepada Allah

Apakah ilmu membuat kita rendah hati

Atau justru semakin mudah merendahkan orang lain

Maka fenomena ini menunjukkan sesuatu yang patut kita renungkan Bersama

Banyak orang pandai bicara tapi sulit menjaga lisan

Banyak yang luas wawasnnya namun sempit hatinya

Banyak yg rajin berdebat namun lupa  dengan adab

Imam al ghozali mengingtakn dengan kalam yang sangat tegas

Al-‘ilmu idza lam yu’mal bihi, kaana hujjatan ‘ala shoahibihi.”

(Ilmu itu, apabila tidak diamalkan, akan menjadi hujah/tuntutan yang memberatkan pemiliknya)

Artinya semakin banyak ilmu seseorang, samakin besar tanggung jawab akhlaqnya

Karna ilmu yang tidak menlahirkan amal dan akhlaq justru akan menjadi boomerang dihadapan Allah SWT

Bahkan ibnu athoillah As-Sakandari dalam hikamnya mengatakan kalimat yang sangat dalam

Rubba ‘ilmin qoronahul ghuruuroh

Betapa banyakilmu yang justru mewariskan kesombongan pada pemilknya

Artinya, Tidak sedikit ilmu yg justru membuat pemiliknya tertipu atas dirinya sendiri

Merasa paling benar, Merasa paling faham dan paling layak untuk berbicara

Ilmu bertambah akan tetapi hati tidak bertamha lembut

Pengetahuan meluas namun empati selalu menyempit

Lisan fasih berbicara dalil namun sulit menjaga adab

Pentingnya akhlaq dalam Aslam

Bahkan Rosululloh menjelaskan bahwa misi kenabiannya akhlaq

Bukan sekedar Pengetahuan akan tapi pembentukan karakter dari Rosulullah SAW

Rosulullah Bersabda

Aku ini diutus hanya untuk menyempurnakan akhlaq yang mulia

A syeh nawawai al bantani ulama besar Nusantara yang mendunia dalam kitabnya Nashaihul ‘Ibad.

Husnul khuluqi nishfud diin

Akhlak yang baik adalah separuh dari agama

Akhlaq bukan urusan pikiran

Ia adalah bagian inti keberagamaan seseorang

Bahkan akhlaqlah yang menjadi wajah pertama islam dimata orang lain

Akhlaq memebuat ilmu terasa menenangkan

Akhlaq menjadikan orang alim dicintai bukan ditakuti

Akhlaq membuat perbedaan menjadi rohmat bukan sumber permusuhan

Karna itu ulma kita sejak dahulu

Mengajarkan adab sebelum ilmu

Al-adabu fauqol ‘ilmi.”

Murid diajarkan tadzim kepada guru

Diajarkan santun terhadap sesame

Diajarkan rendah hati dalam perbedaan

Bukan krna ilmu tdak penting

Akan tetapi krna ilmu tanpa adab akan kehilangan berkahnya

Ilmu dan akhlaq harus berjalan Bersama-sama dan tidak boleh dipisahkan

Ilmu adalah cahaya dan akhlaq adalah wadahnya

Cahaya tanpa wadah akan menyilaukan

Begitupan wadah tanpa cahaya akan Gelap

Al Ghozali mengatakan

Ilmu adalah pemimpin dan akhlaq adalah pengikutnya

Ilmu harus membimbing akhlaq

Akhlaq harus menjadi bukti hidup dari ilmu itu sendiri

Ibnu Athoillah mengatakan

Tidak ada saesuatu yang lebih bermanfaat bagi hati selain ilmu

Yang melahirkn rasa takut kepada Allah SWT

Bukan sekedar kemamopuan berbicara

Ilmu yg benar membuat seseorang semakin tawaddu bukan merasi semakin tinggi

Semakin tahu semakin sadar betap kecilnya dirinya dihadapan Allah SWT

Momentum terbaik romadhon ini menata Kembali ilmu dan akhlaq kita

Puasa melatih kita bukan sekedar menahan lapar akan tetapi menahan ego

Bukan hanya mengurangi makan tapi mengurangi kesombongan

Maka dizaman ini kita tidak kekurangan orang2 pintar

Yang kita butuhkan hari ini adalah orang2 yang ilmunya menumbuhkan akhlaq

Dan akhaqnya lahir dari ilmu

Sebagai kata bijak kyai

Wong pintar iku akaeh

Nanging wang sing pinter lan bener iku setitik

Maka kita Bersama-sama berdoa memohon kepada Allah SWT

Semoga Allah SWT menjadikan kita termasuk homba-hampa yamg diberikan ilmu yang bermnfaat dan akhalq yang mulia

Ilmu yang mendekatkan bukan menjauhkan

Akhlaq yang menenangkan bukan melukai

Semoga romadhon ini menjadi romadhon yang memperbaiki ilmu kita dan memperindah akhlaq kita. (*)