Muhammadiyah Salurkan 850 Paket Ramadan untuk Palestina

Muhammadiyah Salurkan 850 Paket Ramadan untuk Palestina

JAKARTA, WartaTransparansi.com – Pimpinan Pusat Muhammadiyah kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Palestina melalui program bantuan Ramadan. Penyaluran bantuan ini dilakukan oleh Muhammadiyah Aid (MuAID) bersama Lazismu dengan menggandeng lembaga mitra lokal Palestina, Witness-Shahid Center for Citizen Rights and Social Development.

Ketua Muhammadiyah Aid, Yayah Khisbiyah, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari inisiatif bantuan Ramadan untuk membantu masyarakat Palestina yang terdampak krisis kemanusiaan. Sebanyak 850 paket bantuan disiapkan untuk didistribusikan kepada warga di beberapa wilayah di Gaza dan Tepi Barat.

Dalam pers realease yabg diterima media ini, Jumat, bantuan tersebut terdiri dari 350 paket sembako serta 500 paket iftar siap saji yang ditujukan bagi keluarga dan individu rentan selama bulan Ramadan. Penyaluran bantuan difokuskan di wilayah Al-Mawasi di Gaza Selatan serta sejumlah kamp pengungsi di Tepi Barat bagian utara.

Adapun kamp pengungsi yang menjadi sasaran distribusi bantuan meliputi wilayah Jenin, Tulkarm, Nur Shams Camp, Balata Camp, serta Al-Ain Camp.

Menurut Yayah, wilayah Al-Mawasi menjadi salah satu tujuan utama pengungsi sejak adanya perintah evakuasi pada pertengahan 2024.

Kondisi di kawasan tersebut semakin memburuk akibat rusaknya infrastruktur serta meningkatnya jumlah pengungsi yang tinggal di area tersebut.
Ia berharap bantuan Ramadan ini dapat membantu meringankan kebutuhan pangan masyarakat Palestina selama bulan puasa.

Selain itu, program ini juga diharapkan dapat turut mendukung aktivitas ekonomi lokal, khususnya bagi pemasok ritel dan penyedia bahan makanan yang masih bertahan di tengah krisis.

Program bantuan Ramadan ini merupakan bagian dari rangkaian kerja sama kemanusiaan Muhammadiyah dengan lembaga mitra di Palestina yang telah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir.

Selain bantuan kemanusiaan, Muhammadiyah juga menjalankan program penguatan kapasitas pemuda Palestina melalui dialog multikultural dan pelatihan pembangunan perdamaian. (*/red)