Tidak hanya sekadar sebagai alat bayar, Pemkot juga menyiapkan berbagai program diskon dan promo khusus bagi warga yang memilih bertransaksi menggunakan Voucher Parkir Suroboyo. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan animo masyarakat beralih dari transaksi parkir tunai ke digital.
Trio menambahkan, pilihan pembayaran parkir di Kota Surabaya kini semakin beragam. Tidak hanya bisa menggunakan voucher, akan tetapi pengguna jasa parkir (PJP) juga bisa memanfaatkan metode pembayaran parkir digital, seperti melalui QRIS dan Kartu Uang Digital e-Money atau e-Toll.
Dengan sistem voucher dan digital ini, Trio berharap, warga turut berperan aktif dalam mengamankan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Surabaya dari sektor retribusi parkir.
Transaksi yang tercatat secara digital dipastikan uang parkir yang dibayarkan benar-benar masuk ke kas daerah yang nantinya akan digunakan kembali untuk pembangunan infrastruktur dan fasilitas Kota Surabaya ke depannya. (*)





