Menurutnya, Ketua DPRD yang akrab disapa Awi itu, adalah sosok pemimpin yang luar biasa dan memiliki dedikasi tinggi untuk Kota Surabaya. Tidak hanya itu, ia juga menyebutkan, almarhum adalah seorang pemimpin yang bijak serta mampu menyatukan semua orang di lingkungan DPRD Kota Surabaya.
“Beliau adalah orang yang luar biasa buat saya. Beliau adalah pemimpin sejati di Kota Surabaya. Saya sering berbagi dengan dengan beliaunya, dan saling bertukar pikiran, bagaimana kita bisa memberikan yang terbaik bagi warga Kota Surabaya. Dan momen-momen itulah yang selalu saya katakan, beliau adalah orang yang bisa ngemong (membimbing) semuanya,” sebutnya.
Tidak hanya itu, Wali Kota Eri juga menganggap almarhum sebagai seorang kakak yang layak menjadi panutan. Menurutnya, sosok almarhum juga menjadi tempat ia belajar dalam menjalankan pemerintahan. Bahkan ia juga selalu mengingat petuah almarhum di semasa hidup.
Kata Eri, harmoni yang begitu kuat antara Pemkot dan DPRD, itu karena faktor kehadiran Ketua DPRD yang bisa merangkul dan yang bisa ngemong (membimbing).
“Ketika Beliau menghadapi masalah, ketika menghadapi fitnah, menghadapi apapun, beliau adalah orang yang tenang dan sabar. Yang selalu beliau katakan ketika disakiti, ini kalimat yang selalu saya ingat. Ketika kita tidak berbuat apa-apa tapi dituduh dan disakiti, biarlah Tuhan yang membalas. Dan balasan itu pasti akan datang. Dan orang yang melakukan itu, pasti mendapatkan balasan,” terangnya. (*)





