JEMBER, WartaTransparansi.com – Harapan besar masyarakat Jember kembali mengalir bersama langkah Persid Jember yang akan berlaga di babak semifinal Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur di Kabupaten Pamekasan. Pemerintah Kabupaten Jember secara resmi melepas keberangkatan tim berjuluk Macan Raung tersebut di Stadion Jember Sport Garden (JSG), Rabu (11/2/2026).
Keberhasilan Persid menembus empat besar sekaligus memastikan tiket ke putaran nasional Liga 4 Indonesia menjadi tonggak penting kebangkitan sepak bola Jember. Perjalanan ini tidak hanya mencerminkan kekuatan tim di lapangan, tetapi juga hasil dari pembinaan yang terarah serta sinergi antara pemain, pelatih, manajemen, yayasan, dan dukungan pemerintah daerah.
Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman, menilai pencapaian tersebut sebagai prestasi yang patut dibanggakan. “Perjalanan Persid hingga semifinal adalah capaian luar biasa. Kami berharap perjuangan ini bisa ditutup dengan membawa pulang trofi Piala Gubernur Jawa Timur,” ujarnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen tim yang telah bekerja keras menjaga konsistensi permainan hingga mencapai fase krusial ini. “Terima kasih kepada para pemain, pelatih, manajemen, dan yayasan yang telah membangun tim ini dengan penuh dedikasi. Masuk semifinal dan melangkah ke putaran nasional bukan hal yang mudah,” lanjutnya.
Helmi juga menekankan pentingnya menjaga sikap profesional selama pertandingan berlangsung. Menurutnya, kemenangan harus sejalan dengan nilai sportivitas dan kehormatan daerah. “Junjung tinggi fair play dan jaga nama baik Jember. Prestasi akan terasa lebih bermakna jika diraih dengan sikap yang terhormat,” tegasnya.
Tak hanya kepada pemain, imbauan juga ditujukan kepada para pendukung Persid. Mengingat regulasi PSSI yang membatasi kehadiran suporter tim tamu, masyarakat diminta mematuhi ketentuan yang berlaku. “Kami berharap para pendukung tetap menunjukkan kedewasaan. Dukungan tidak selalu harus hadir di stadion, doa dari Jember sudah menjadi kekuatan besar bagi tim,” tambah Helmi.
Sebagai bentuk perhatian terhadap masa depan atlet muda, Pemkab Jember berencana menyiapkan beasiswa prestasi bagi para pemain yang masih menempuh pendidikan. Langkah ini diharapkan mampu memotivasi generasi muda untuk berprestasi tanpa mengabaikan pendidikan.
Di sisi lain, Ktua Yayasan Persid Jember Baru Jember Maju, Ardi Pujo Prabowo, memastikan kesiapan tim jelang laga semifinal menghadapi Pasuruan United yang dilatih Bio Paulin Pierre. Untuk pertandingan di Pamekasan, Persid membawa 22 pemain. Secara keseluruhan, skuad berjumlah 26 orang, namun empat pemain harus absen karena cedera dan kondisi kesehatan.
“Seluruh pemain yang dibawa dalam kondisi siap. Kami sudah menyiapkan kebutuhan non-teknis seperti penginapan, asupan nutrisi, dan vitamin agar stamina tetap terjaga. Untuk strategi pertandingan, sepenuhnya menjadi ranah pelatih,” jelas Ardi.
Ia menegaskan bahwa laga semifinal merupakan pertandingan penentuan menuju final, sehingga seluruh pemain diharapkan tampil lepas namun tetap fokus. “Target kami jelas, meraih kemenangan dan melangkah ke partai puncak. Lawan tentu tidak mudah, tetapi kami percaya pada kerja keras dan persiapan yang sudah dilakukan,” katanya.
Terkait pergerakan suporter, manajemen telah berkoordinasi dengan berbagai pihak dan menyampaikan hasil rapat bersama aparat keamanan bahwa tidak diperkenankan adanya mobilisasi pendukung tim tamu. “Kami sudah mengimbau agar tidak ada penggunaan atribut atau bendera di lokasi pertandingan. Semua demi menjaga ketertiban dan kebaikan bersama,” ujarnya.
Semifinal ini menjadi ujian mental sekaligus pembuktian bahwa Persid Jember tidak sekadar hadir sebagai peserta, melainkan sebagai tim yang siap bersaing hingga akhir. Di tengah harapan yang menguat dari tanah Jember, Macan Raung melangkah dengan satu tujuan, menorehkan sejarah dan mengangkat kembali kebanggaan sepak bola daerah. (*)





