“Saya doakan semoga seluruh pedagang Pasar Wates mulai yang shift dini hari hingga shift malam berkah, rezekinya lancar, bahagia dunia akhirat,” ungkapnya.
Tak dipungkiri, adanya tambahan shift untuk kuliner di Pasar Wates ini membuka peluang bagi masyarakat yang ingin ikut berjualan. Mereka tak hanya warga dari sekitaran Kecamatan Wates, namun juga dari Ngancar bahkan Pare. Setelah melihat lebih dekat kuliner Pasar Wates, menurut Mas Dhito, hal itu juga bakal diterapkan di pasar tradisional lain yang ada di Kabupaten Kediri.
“Inilah yang akan kita terapkan di pasar-pasar lainnya, mohon doanya khususnya warga Ngadiluwih yang sekarang pasarnya sedang dibangun semoga bisa menyamai dengan Pasar Wates,” tambahnya.
Dalam kunjungannya di Pasar Wates malam itu, setelah memesan makanan dan minuman, seperti sebagian pengunjung pasar lain, Mas Dhito juga ikut mencoba merasakan nongkrong di pedestrian pasar hingga dini hari. Momen tersebut dimanfaatkan sebagian pedagang, maupun pengunjung untuk meminta foto bersama bupati muda ini.(Adv/PKP/abi)





