SURABAYA, WartaTransparansi.com – Persebaya Surabaya sukses memetik kemenangan meyakinkan saat bertandang ke markas PSIM Yogyakarta dalam lanjutan Super League. Bermain di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (25/1/2026), Bajul Ijo menaklukkan tuan rumah Laskar Mataram dengan skor telak 3-0.
PSIM tidak tampil dengan kekuatan penuh dalam laga ini. Sejumlah pemain absen akibat cedera dan akumulasi kartu. Di lini belakang, PSIM harus mengandalkan duet Andy Setyo dan Rendra Teddy lantaran Yusaku Yamadera serta Franco Mingo tidak bisa dimainkan.
Meski demikian, PSIM justru lebih dulu mengancam. Pada menit kedelapan, tembakan Ze Valente dari luar kotak penalti memaksa kiper Persebaya, Ernando Ari, melakukan penyelamatan. Ancaman kembali datang pada menit ke-18 melalui Nermin Haljeta setelah memanfaatkan kesalahan umpan Risto Mitrevski, namun Ernando kembali tampil sigap menggagalkan peluang tersebut.
Persebaya baru mampu memecah kebuntuan pada menit ke-35. Umpan terukur dari Bruno Moreira diselesaikan dengan baik oleh Gali Freitas melalui tendangan terarah. Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta di babak pertama dan membawa tim tamu unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persebaya tampil lebih dominan. Beberapa peluang tercipta lewat Francisco Rivera dan Malik Risaldi, namun belum berbuah gol setelah digagalkan kiper PSIM, Cahya Supriadi.
Keunggulan Persebaya akhirnya bertambah pada menit ke-73. Bruno Paraiba sukses mencetak gol kedua setelah lolos dari jebakan offside dan menuntaskan peluang di depan gawang PSIM.
PSIM sempat mencoba bangkit, salah satunya melalui tembakan Rakhmatsho Rakhmatzoda pada menit ke-83, tetapi kembali dapat diamankan oleh Ernando Ari.
Persebaya memastikan kemenangan telak melalui gol spektakuler Rachmat Irianto pada menit ke-84. Melakukan solo run dari tengah lapangan, Rian melewati beberapa pemain belakang PSIM sebelum melepaskan tembakan terukur yang tak mampu dibendung Cahya Supriadi.
Hingga laga berakhir, skor 3-0 untuk keunggulan Persebaya tetap bertahan.
Tambahan tiga poin ini membawa Persebaya mengoleksi 31 poin dan naik ke posisi keenam klasemen sementara Super League. Sementara PSIM harus turun ke peringkat ketujuh dengan raihan 30 poin. (*)





