Dalam sambutannya, Andi Jamaro Dulung menegaskan peran strategis Jawa Timur dalam sejarah dan pengembangan Pordi. Ia menyampaikan bahwa Jawa Timur telah berperan aktif dalam pembentukan regulasi organisasi domino di Indonesia. Bahkan, nama Pordi lahir dari Jawa Timur, yang pada awalnya bernama Persatuan Olahraga Domino Indonesia, sebelum kemudian berubah menjadi Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia.
Ia juga menjelaskan bahwa pada tahun 2022, Pordi telah memperoleh pengesahan resmi dari Kementerian Hukum dan HAM. Sebelum pengesahan tersebut, Kementerian Hukum dan HAM meminta rekomendasi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), yang menegaskan bahwa Pordi merupakan satu-satunya organisasi yang secara resmi mengurusi olahraga domino di Indonesia.
Lebih lanjut, Andi Jamaro Dulung mengingatkan pentingnya integritas dalam proses pendaftaran dan pengelolaan organisasi. Ia berharap tidak terjadi manipulasi dalam proses administrasi, karena hal tersebut akan menjadi kesalahan yang merugikan organisasi. Dengan pengalaman organisasi yang dimilikinya, ia menegaskan komitmennya untuk terus berjuang membesarkan Pordi di tingkat nasional.
Melalui Rakorda ini, Pordi Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi organisasi, memperjelas arah program kerja, serta memperkokoh posisi Pordi sebagai induk organisasi olahraga domino yang profesional dan berintegritas di Indonesia. (*)





