Ia juga berpesan agar seluruh peserta KKN menjunjung tinggi etika, kedisiplinan, dan tanggung jawab selama menjalankan pengabdian. Menurutnya, para mahasiswa membawa nama baik almamater, keluarga, dan daerah asal masing-masing. Terlebih, peserta KKN berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Riau.
Sementara itu, Rektor UN PGRI Kediri Zainal Afandi menuturkan KKN Tematik merupakan bagian dari komitmen universitas dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, khususnya bagi warga Kota Kediri.
Ia menambahkan, program KKN Tematik disusun berdasarkan potensi masing-masing kelurahan. Meski demikian, terdapat dua program utama yang dijalankan seluruh kelompok KKN, yakni mendukung upaya Pemerintah Kota Kediri dalam penurunan angka stunting serta membantu penanganan permasalahan sampah.
“Program ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran nyata bagi mahasiswa, sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ungkapnya.(*)




