DLHK Selidiki Dugaan Limbah Pabrik di Sungai Bono Sidoarjo

DLHK Selidiki Dugaan Limbah Pabrik di Sungai Bono Sidoarjo

SIDOARJO (Wartatransparansi.com) – Warga Dusun Bono, Desa Sedati Gede, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, mengeluhkan pencemaran Sungai Dam Bono yang diduga akibat limbah pabrik di kawasan sekitar Bandara Juanda. Pencemaran tersebut menimbulkan bau menyengat dan berdampak pada kualitas air lingkungan warga.

Keresahan warga bermula ketika aliran Sungai Dam Bono tampak dipenuhi busa dengan warna dan aroma tidak wajar, terutama pada waktu subuh hingga pagi hari. Kondisi itu terjadi berulang dalam beberapa hari terakhir.

“Saya melihat sungai hampir setiap malam. Tiba-tiba penuh busa. Awalnya saya abaikan, tapi hari-hari berikutnya kejadian yang sama terulang dan banyak ikan ditemukan mati,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Tak hanya mencemari sungai, warga juga mengeluhkan air sumur di sekitar permukiman yang kini mengeluarkan bau menyengat, sehingga dikhawatirkan berdampak pada kesehatan.

Menindaklanjuti aduan tersebut, Pelaksana Penataan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo, Retno Winahyu, ST, turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan, Senin (19/1).

“Kami belum dapat memastikan sumber pencemaran ini. DLHK akan segera melakukan pengambilan sampel air untuk uji laboratorium guna mengetahui apakah limbah tersebut termasuk limbah B3 atau tidak,” jelas Retno.

DLHK memastikan akan menindaklanjuti hasil pemeriksaan dan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan hukum apabila ditemukan pelanggaran lingkungan. (*)

Penulis: Pipin Junaedi