SIDOARJO, Wartatransparansi.com – Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo mempercepat perbaikan jalan menjelang libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Perbaikan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan dan kepadatan arus lalu lintas di masing-masing ruas.
Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA Kabupaten Sidoarjo, Makhmud, mengatakan pada tahap pertama perbaikan telah rampung di 16 ruas jalan.
“Pada tahap pertama sudah kami lakukan di 16 ruas jalan dan semuanya selesai,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Ruas jalan yang ditangani pada tahap awal berada di Kecamatan Buduran, Waru, Gedangan, dan Sedati. Keempat wilayah tersebut diprioritaskan karena memiliki mobilitas tinggi.
Pada tahap kedua, sebanyak 25 ruas jalan kembali menjadi sasaran perbaikan. Pengerjaan telah dimulai secara bertahap.
“Sekarang sudah ada yang berjalan, ada juga yang masih menunggu giliran. Untuk tahap kedua ini yang sudah berjalan meliputi Gedangan dan Sukodono,” katanya.
Jenis kerusakan yang diperbaiki meliputi jalan berlubang, bergelombang, serta kerusakan kategori sedang. Fokus pekerjaan pada pemulihan badan jalan agar tetap aman dilalui masyarakat.
Bupati Sidoarjo, H. Subandi, mengimbau warga yang mengetahui adanya jalan rusak untuk melapor melalui call center 112.
“Nanti bisa diperbaiki pakai PIWK atau ditangani oleh Dinas PU sendiri,” ujarnya.
Ia menambahkan, setelah Lebaran akan dibentuk unit pelaksana teknis (UPT) maupun satuan tugas (satgas) untuk mempercepat penanganan jalan rusak.
“Nanti ada empat UPT dan satgas yang keliling. Begitu ada jalan rusak, langsung kita kerjakan,” katanya.
Pada tahap pertama, perbaikan meliputi 16 ruas jalan, di antaranya Jalan Cemengkalang–Kebonagung, Jalan Gebang (Lingkar Timur)–Sekardangan, Jalan Sidokare–Sepande, Jalan Jati–Sidodadi, hingga Jalan Putat–Putat.
Sementara pada tahap kedua, perbaikan mencakup 25 ruas jalan, antara lain Jalan Wunut–Candipari, Jalan Jemirahan–Panggreh, Jalan Tarik–Tarik batas Kabupaten Mojokerto, Jalan Buduran (Jl. Nas Flyover)–Pagerwojo (Jl. KH Ali Mas’ud), serta Jalan Candi–Prasung.
Pemkab Sidoarjo menargetkan perbaikan dapat meningkatkan kelancaran arus lalu lintas selama periode mudik dan balik Lebaran. (*)





