SURABAYA, WartaTransparansi.com – Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri buka bersama yang diselengarakan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Jawa Timur di Hotel Sgeraton Surabaya.
Agenda ini menjadi penguatan bersama dalam rangka percepatan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Jawa Timur. Dalam kesempatan itu Menteri Agama Nasaruddin Umar didapuk untuk memberikan tausiyah ramadhan.
Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa momentum berbuka puasa bersama di bulan suci Ramadhan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam mendukung pembangunan sektor perumahan dan permukiman.
Menurutnya, pembangunan sektor perumahan memiliki peran strategis tidak hanya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak, terjangkau, dan berkualitas.
“Buka bersama ini bukan sekadar ajang silaturahim, tetapi juga momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan DPD REI Jawa Timur dalam mendukung pembangunan sektor perumahan dan permukiman,” ujar Khofifah, Jumat.
Khofifah juga menuturkan bahwa bulan Ramadhan merupakan bulan penuh rahmat dan keberkahan yang mengajarkan umat Islam untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus memperkuat kepedulian sosial, empati, serta solidaritas kepada sesama.
Nilai-nilai tersebut, lanjutnya, sejalan dengan semangat pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan keadilan sosial dan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir pula anak-anak yatim yang menjadi bagian dari agenda santunan dalam rangkaian acara Ramadhan.
Pada kesempatan ini, Gubernur Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran REI Jawa Timur yang selama ini telah berperan aktif dalam mendukung pembangunan sektor perumahan dan permukiman di Jawa Timur.
Menurutnya, kontribusi para pengembang sangat penting karena tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga membuka lapangan kerja serta membantu masyarakat memperoleh akses terhadap hunian yang layak.
“Kontribusi para pengembang sangat penting karena tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja serta membantu masyarakat memperoleh hunian yang layak,” katanya.
(fir/min)





