Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Kediri HM. Iffatul Lathoif menjelaskan bahwa dana ZIS yang dikelola telah didistribusikan untuk berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat. Program tersebut antara lain pemberian paket sembako dan biaya hidup dhuafa, pemberian makanan bergizi, serta beasiswa bagi santri dan siswa.
“Kami punya binaan satu keluarga satu sarjana, total kemarin ada 82 insyaalloh selanjutnya kita tingkatkan 100,” ungkap Gus Thoif.
Selain itu, distribusi ZIS juga dialokasikan untuk pemberian biaya hidup rutin bagi fakir dan lansia, bantuan marbot, santunan anak yatim piatu, bedah rumah tidak layak huni (RTLH), bantuan bagi mualaf, sarana dan prasarana pendidikan, masjid dan musala, biaya transportasi berobat rutin, hingga bantuan alat bantu jalan.
Gus Thoif menambahkan, pengelolaan ZIS Baznas Kabupaten Kediri menjadi salah satu di Jawa Timur yang telah diaudit oleh auditor Kementerian Agama. Hasil audit tersebut menunjukkan pengelolaan dana berjalan dengan baik.
“Untuk Jawa Timur yang siap diaudit salah satunya Kabupaten Kediri, alhamdulilah kemarin secara umum baik,” ungkapnya.(Adv/Prokopim Kabupaten Kediri/abi)





