Sementara itu, Ketua Federasi Socca Kota Surabaya, Suryan Mustafa Wijaya menyampaikan bahwa turnamen perdana ini merupakan upaya untuk mengenalkan Socca yang memiliki ciri khas menarik dan mampu membangun karakter.
“Saya rasa ini bagus buat teman-teman muda di Surabaya, harapan kami bisa menarik minat para pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA. Sehingga mereka lebih mengenal respect dan ini bisa membentuk mental yang baik,” ujar Ryan sapaan akrabnya.
Ryan juga mengungkapkan tantangan utama dalam menggelar acara ini, yakni memperkenalkan apa itu Socca dan perbedaannya dengan mini soccer.
“Saya bersyukur sekali teman-teman di Surabaya ini terbuka. Mereka mau mencoba hal baru, dan ini bisa menjadi pemantik bagi penggemar sepak bola lain untuk merapat ke kita,” ungkapnya.
Ke depannya, Ryan berencana mengadakan turnamen antar sekolah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya, dengan harapan bisa menciptakan turnamen semeriah film kartun Jepang seperti Tsubasa. “Kami ingin Surabaya menjadi percontohan di Indonesia,” ujarnya.
Turnamen ini, sambungnya, menjadi pembuka untuk mini liga yang akan digelar Federasi Socca Surabaya. Ia berharap melalui turnamen dan liga ini, para pemain bisa berprestasi bahkan hingga ke level internasional.
Bagi anak-anak, remaja, dan pemuda Surabaya yang tertarik dengan olahraga Socca, bisa mendapatkan informasi terkini dengan mengikuti akun Instagram resmi @soccasurabaya dan @surabayasoccaria.
“Kami membuka peluang agar teman-teman bisa berangkat ke Piala Dunia. Dengan fun football pun, kita bisa berprestasi. Kami tunggu kontribusi dan partisipasi teman-teman di Surabaya yang lain,” imbuhnya. (*)