JEMBER (WartaTransparansi.com) – Apel Kebangsaan Sholawat Tani di hadiri Bupati Jember, Muhammad Fawait, SE,M.Si bersama Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, Sudaryono B.Eng., M.M., MBA, Jum’at (11/07/2025) di Desa Mangaran Kecamatan Ajung Kabupaten Jember Jawa Timur.
Kegiatan ini merupakan rangkaian penutup kunjungan kerja Wakil Menteri Pertanian di Kabupaten Jember untuk meninjau langsung aktivitas pertanian yang bertemu dan diskusi lansung dengan para petani Jember.
Bupati Fawait dan Wamen Pertanian datang disambut hangat oleh ribuan nasyarakat. lambaian tangan pengunjung dan berebut salaman tak terelekkan lagi, Disampaikan sejumlah capaian dan program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang mulai dirasakan langsung oleh petani dan warga Jember.
“Saya masih ingat dulu, sebelum Presiden Prabowo, pupuk sulit. Hari ini pupuknya sudah tidak sulit, betul? Dulu, harga gabah dibeli seenaknya. Hari ini harga gabah sudah minimal Rp6.500, betul? Dulu belum ada program makan siang bergizi, sekarang MBG (Makanan Bergizi Gratis) sudah mulai jalan di Kabupaten Jember,” ujar Fawait
Gus Bupati juga menegaskan bahwa ke depan program-program prioritas lainnya seperti Sekolah Rakyat, asrama siswa, makan bergizi, hingga tunjangan bagi tokoh pengajian akan terus diperkuat.
Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen mensukseskan seluruh program nasional, termasuk ketahanan pangan, bantuan sosial, dan peningkatan kualitas pendidikan berbasis kearifan lokal.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan mendukung pemerintahan Presiden Prabowo demi terwujudnya Jember Baru, Jember Maju, dan Indonesia Emas 2045,” tutup Bupati Fawait.
Di ketahui pula Gus Fawait dan Kementan Republik Indonesia bersama rombongan dalam kesempatan tersebut juga menyempatkan diri berkunjung ke Puslit KoKa .
Dan sekedar informasi sebelum menjabat sebagai bupati Jember Muhammad Fawait adalah Presiden Laskar Sholawat Nusantara (LSN) dengan jumlah anggota mencapai ratusan ribu.
Laskar Sholawat Nusantara ini sudah melekat dan identik dengan Gus Fawait, sedangkan
anggota Laskar Sholawat Nusantara yang mayoritas adalah ibu ibu rumah tangga saat ini sebaranya sudah sampai ke kampung dan kelompok pengajian yang ada di RT dan RW di seluruh Kabupaten Jember .
Saat ini keberadaan Laskar Sholawat Nusantara di Jember sudah menjelma menjadi organisasi yang cukup besar dan diperhitungkan. (*)