Sabtu, 20 Juli 2024
27 C
Surabaya
More
    Jawa TimurBlitarGenap 54 Tahun Wafatnya Bung Karno, Didampingi Sekjen Hasto, Megawati  Nyekar

    Genap 54 Tahun Wafatnya Bung Karno, Didampingi Sekjen Hasto, Megawati  Nyekar

    BLITAR (WartaTransparansi.com) – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berziarah ke makam ayahandanya, Presiden pertama RI, Ir Soekarno di Kota Blitar, Jumat (21/6/2024). Ziarah tersebut bertepatan dengan tanggal wafatnya Bung Karno, 21 Juni.

    Megawati bersama rombongan tiba di makam Bung Karno (MBK) sekira pukul 12.50 WIB. Dia didampingi jajaran pengurus DPP PDI Perjuangan seperti Hasto Kristianto, Djarot Saiful Hidayat dan Tri Rismaharini, serta Menseskab Pramono Anung.

    Ikut serta dalam ziarah itu, jajaran pengurus DPD dan anggota fraksi PDI Perjuangan Jawa Timur. Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Wakil Walikota Surabaya Armuji, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, serta Walikota Blitar Santoso dan pengurus DPC PDIP Kota dan Kabupaten Blitar.

    Baca juga :  Fredy Agung Kurniawan untuk Kota Blitar Semakin Keren

    Mereka kompak mengenakan seragam PDI Perjuangan dengan warna khas merah yang melambangkan keberanian.

    Kedatangan Presiden ke-5 RI bersama rombongan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat, kader Banteng, dan para peziarah yang memadati komplek Makam Bung Karno.

    Selepas menyapa masyarakat, Megawati langsung memanjatkan doa di depan pusara Makam Bung Karno, mereka mendoakan mendiang sang proklamator kemerdekaan RI tersebut agar selalu diberikan rahmat Allah SWT dan mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.

    Kepada wartawan, Sekjen PDIP Hasto Kristianto menyampaikan ziarah ini setiap tahunnya rutin dilakukan oleh Ketum Megawati Soekarnoputri bersama seluruh keluarga besar PDI Perjuangan.

    “Ini adalah kegiatan rutin yang dilakukan Ibu Megawati tepat pada 21 Juni, tanggal wafatnya Bapak Proklamator RI, Soekarno,” kata Hasto usai acara nyekar Makam Bung Karno.

    Baca juga :  Gegara Penyerobotan Tanah Bersertifikat Warga Blitar Berkelahi dan Berujung Pembacokan

    Dikutip dari situs DPD PDIP Jatim, dia menyebutkan dengan tradisi spiritual yang sangat kuat, generasi hari ini diajarkan oleh Bung Karno bahwa api perjuangan, ide, gagasan dan cita-cita untuk bangsa dan negara akan selalu hidup.

    “Hingga meskipun sudah wafat, Bung Karno dimakamkan di Blitar ini, tetapi kita melihat, sejarah membuktikan bahwa kebenaran terhadap seluruh ide gagasan pemikiran Bung Karno yang ditujukan untuk rakyat, bangsa indonesia dan dunia itu terus mewarnai peradaban dunia ini,” sambungnya.

    Oleh karena itu, lanjut Hasto, doa yang dilakukan oleh Megawati Soekarnoputri bersama dengan rombongan ditujukan agar seluruh perjuangan dan pengorbanan yang dilakukan oleh Bung Karno dapat diwarisi serta dilanjutkan oleh seluruh anak bangsa. (*)

    Reporter : Sumartono

    Editor : Amin

    COPYRIGHT © 2024 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan