Sabtu, 15 Juni 2024
27 C
Surabaya
More
    JakartaPemprov Jatim Perkuat Kerjasama dengan Inggris Diberbagai Sektor

    Pemprov Jatim Perkuat Kerjasama dengan Inggris Diberbagai Sektor

    JAKARTA (WartaTransparansi.com) – Penjabat Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono menyatakan kesiapannya untuk memperkuat kerja sama dengan trik Inggris di berbagai sektor mengingat tahun 2024 ialah momentum bagi pemerintah Indonesia dan Inggris untuk terus meningkatan hubungan bilateral kedua negara.

    “Jatim siap memperkuat kerja sama dengan Inggris di berbagai sektor. Penguatan kerja sama tersebut memiliki tujuan besar dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM),” ujar Adhy Karyono ketika menghadiri The Birthday Party of His Majesty King Charles III di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Kamis (6/6) malam.

    Selama ini hubungan yang terjalin antara Inggris-Indonesia telah memiliki dampak positif di banyak sektor pembangunan.

    Khusus di Jawa Timur, Pemprov telah berkolaborasi dan bekerja sama pada sektor pendidikan, dimana salah satu Universitas terkemuka di Inggris akan membuka perkuliahan di Jatim.

    Baca juga :  Menko Muhadjir: Penderita TBC Perlu Perhatian Khusus

    Kerja sama di bidang pendidikan  digagas pada era Gubernur Jatim Periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa tepatnya tahun 2023. Dimana ada Memorandum of Agreement (MoA) antara King’s College London (KCL) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari Malang telah dilakukan.

    KCL sendiri merupakan salah satu kampus dengan kualitas terbaik 35 tingkat dunia. Nantinya kerjasama KCL akan memberikan akses kepada generasi muda bangsa untuk mengejar impian mereka tanpa harus pergi ke luar negeri.

    “Dalam perjanjiannya, KCL akan mengambil peran penuh dalam penyelenggaraan pendidikan program master degree yang dibuka di KEK Singhasari. Mulai dari pelaksanaan kurikulum perkuliahan hingga tenaga pengajar semua dari KCL,” kata Adhy.

    Baca juga :  Pj. Gubernur Jatim Adhy Karyono Hadiri Rakornas Pengemdalian Inflasi

    Sedangkan KEK Singhasari akan mengambil peran penuh dalam penyediaan infrastuktur, sarana prasarana, dan fasilitas pembelajaran untuk mahasiswa.

    Fasilitas untuk perkuliahan bagi mahasiswa King’s College London tersebut saat ini sudah mulai dibangun di KEK Singhasari.

    “Kita doakan pada September 2024 mendatang akan dimulai pembukaan program studi untuk Digital Economy. Dan dilanjutkan prodi Digital Future di Januari 2025 mendatang,” harap Adhy.

    Hubungan kemitraan antara Inggris-Indonesia ini harus dimanfaatkan untuk menguatkan peningkatan kualitas SDM yang muaranya menyejahterakan dan mencerdaskan kehidupan masyarakat Jatim. (*)

    Reporter : Amin Istighfarin1

    COPYRIGHT © 2024 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan