Sabtu, 15 Juni 2024
27 C
Surabaya
More
    Politik PemerintahanKetum Golkar Panggil Khofifah - Emil Dardak Di Pilgub Jatim

    Ketum Golkar Panggil Khofifah – Emil Dardak Di Pilgub Jatim

    SURABAYA (WartaTranspqransi.com) – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto malam ini direncanakan bertemu Khofifah Indar Parawansa – Emil Elestianto Dardak. Kabar ini disampaikan M. Sarmuji Ketua Golkar Jatim, Jumat petang. Beliau akan bicarakan soal Pilgub Jatim.

    Sarmuji menyebut, Khofifah-Emil dijadwalkan bertemu Airlangga di Jakarta malam ini pukul 19.00 WIB.

    “Malam ini Insya Allah jam 7 malam, Pak Ketum akan menerima Bu Khofifah dan Mas Emil. Satu yang bisa saya sampakkan Insya Allah itu menegaskan dukungan Partai Golkar terhadap pasangan Khofifah-Emil Dardak,” kata Sarmuji usai silaturahmi dengan pengurus PKS di Kantor Golkar Jatim, Jumat (17/5/2024) sore.

    Sarmuji menyatakan Ketum Airlangga mau menerima duet Khofifah-Emil atas rekomendasi dirinya yang sudah menjabarkan kondisi perpolitikan di Jatim saat ini.

    Baca juga :  Wakil Ketua KPK Imbau Calon Kepala Daerah Jangan Money Politics

    “Jadi itu tindaklanjut dari pertemuan saya dengan pak ketum Senin lalu itu. Saya ketemu ketum dan saya melaporkan tentang Pilkada Jatim baik level gubernur maupun bupati, wali kota,” jelasnya.

    “Saya sampaikan ke ketum bahwa Khofifah-Emil tidak ada masalah. Bagi saya nggak masalah Khofifah sengan Emil gandeng lagi. Dan tindaklanjutnya ya hari ini ketum menerima Khofifah-Emil,” ungkapnya.

    Lantas apakah Golkar akan mendukung Khofifah-Emil berpasangan kembali di Pilgub Jatim 2024? “Ya ya Golkar akan memberikan dukungan pada Bu Khofifah dan Emil Dardak,” jawab Sarmuji.

    Lalu bagaimana aspirasi kader yang menginginkan Sarmuji menjadi cawagub Jatim mendampingi Khofifah? Wakil Ketua Komisi VI DPR RI ini menjawab diplomatis.

    Baca juga :  KPK Sebut Jumlah Pengaduan Masyarakat Kasus Korupsi Kota Surabaya Tertinggi

    “Ya nggak apa-apa, aspirasi kader kan sudah berproses dan Bu Khofifah sudah bilang ke saya. Jadi kader tidak usah terlalu kecewa karena pegangan kita itu Bu Khofifah-nya,” ungkapnya.

    “Jadi anggap saja Bu Khofifah merepresentasikan Golkar san faktanya memang Bu Khofifah kita dukung selama dua periode menjadi gubernur dan berangkat dari Golkar. Jadi tidak perlu kecewa karena pegangan kita adalah Bu Khofifah,” tandasnya. (*)

    Reporter : Ami Istighfarin

    COPYRIGHT © 2024 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan