Kamis, 22 Februari 2024
26 C
Surabaya
More
    Jawa TimurKediriBaliho Caleg DPR RI Asal Golkar Harun Al Rasyid Jadi Incaran Vandalisme

    Baliho Caleg DPR RI Asal Golkar Harun Al Rasyid Jadi Incaran Vandalisme

    KEDIRI (Wartatransparansi.com) – Makin dekat pemungutan suara Pemilu Legislatif, suhu politik di Kediri kian hangat. Tak jarang Caleg yang memasang baliho jadi sasaran vandalisme orang tak dikenal (OTK). Terlebih Caleg berpotensi jadi anggota DPR.

    Hal itu dialami Harun Al Rasyid, Caleg DPR RI nomor urut 7 dari Partai Golkar yang berangkat dari Dapil Vl yang meliputi Kediri (Kabupaten/Kota), Tulungagung dan Blitar (Kabupaten/Kota). Sejumlah baliho miliknya dirusak, bahkan baliho ukuran besar dilubangi dan hanya menyisakan bagian atas saja.

    “Kami sangat menyesalkan tindakan orang orang tak bertanggung jawab. Pengrusakan baliho miliknya itu terjadi di Jalan Urip Sumoharjo Kota Kediri dan dibeberapa tempat lainya,” Ungkap Harun Al Rasyid kepada media ini, Sabtu (30/12/2023).

    Baca juga :  Peluang Mengurangi Ratusan Ton Sampah di Kota Kediri

    Baliho Caleg DPR RI Asal Golkar Harun Al Rasyid Jadi Incaran Vandalisme
    Kondisi Baliho Caleg DPR RI dari Partai Golkar H. Harun Al Rasyid.

    Harun Al Rasyid yang kelahiran Surabaya mengaku, dirinya belum melaporkan ke polisi atas kejadian yang menimpa dirinya. “Saya belum melapor secara resmi, cuman telpon anggota bawaslu Jatim saudari Elly. Ya sekedar cerita atau curhat saja,” ucapnya.

    Untuk mengantisipasi agar tidak terulang lagi, Harun sengaja menempatkan relawannya disemua titik untuk mengawasi baliho sosialisasi diri sebagai Caleg DPR RI dari Golkar. Kami sengaja mencetak baliho dalam jumlah yang banyak. Saya baru pasang pagi, malamnya sudah raib dan sudah berlubang. Seolah mereka tak ingin gambar saya terpampang lama di titik titik strategis di Kediri.

    Baca juga :  Peluang Mengurangi Ratusan Ton Sampah di Kota Kediri

    “Saya sesalkan masih ada oknum oknum yang masih melakukan vandalisme dalam pemilu raya ini, yang seharusnya dihadapi dengan penuh kegembiraan dalam perbedaan pilihan,” kata Harun

    Saya tidak menuduh, tapi yang pasti mereka pelakunya kurang memaknai perbedaan, kompetisi dan kematangan politik sebagai fondasi utama demokrasi.

    Menjawab pertaanyaan wartatransparansi.com  melalui sambungan teleponnya, Harun Al Rasyid mengatakan, justru saya melihat posisi paslon 02 di Dapil Jatim Vl semakin mendominasi di daerah Mataraman. Migrasi pilihan politik sedang terjadi pada paslon 02 secara meyakinkan. “Kami dapat ekses tak enak,” kata Harun. (*)

    Reporter : Moh. Abi Madyan

    Editor : Amin Istighfarin

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan