Selain sembako, masyarakat juga berharap kepada Mas Imam agar nantinya ada bantuan pendidikan untuk anak-anak.
“Kalau bisa setiap jumat bisa. Anak sekolah (biaya pendidikan) dan sembako hal yang penting setiap harinya,” ucapnya sambil tersenyum.
Menanggapi hal tersebut, Imam Wihdan Zarkasyi, mengungkapkan dengan semakin banyak yang mendoakan, jalan untuk menuju kesuksesan akan semakin lapang.
“Mereka tidak punya kepentingan, doa mereka insya Allah lebih bersih. Tadi juga diminta untuk selalu ingat dengan warga. Program harus bisa menyentuh masyarakat yang membutuhkan terutama program pendidikan dan kesehatan,” kata sosok pengusaha asal Kelurahan Banjarmlati Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.
Menurut Mas Imam, itulah sebabnya ia mengajak warga dari berbagai kalangan khususnya anak yatim dan para janda serta lansia, karena mereka adalah orang-orang dhuafa yang lebih didengar doanya oleh Tuhan.
” Saya berkeyakinan bahwa kategori orang dhuafa doanya itu selain tulus, juga lebih mustajab,” tutupnya. (*)





