Rabu, 19 Juni 2024
26 C
Surabaya
More
    Jawa TimurPasuruan4 Pilot TNI-AU Dinyatakan Gugur, Dalam Kecelakaan Pesawat Super Tocano Di Pasuruan

    4 Pilot TNI-AU Dinyatakan Gugur, Dalam Kecelakaan Pesawat Super Tocano Di Pasuruan

    PASURUAN (WartaTransparansi.com)  – TNI AU khususnya skuadron udara 12 Abdurahman Saleh-Malang pada Kamis siang (16/11/23) berduka. Dimana dua pesawat latih tempur jenis EMB 314 Super Tucano, dengan nomor TT-3111 dan TT-3103 dipastikan jatuh saat sedang latihan tempur di wilayah Dusun Keduwung, Desa Jimbaran, Kecamatan Puspo, Kab.Pasuruan dan Gunung Kundi, Kab. Probolinggo
    Menurut keterangan yang disampaikan oleh Marsekal Pertama R.Agung Sasongkojati Kadispen AU,” dua pesawat latih lanjut yang jatuh yakni jenis EMB 314 Super Tocano, TT-3111 dan TT-3103,”tegasnya.
    ” Awalnya empat pesawat lepas landas dari lanud Abdurahman Saleh-Malang sekitar pukul 10:50 Wib. Beberapa saat setelah membentuk Box Formation, Continue Routing.Tepat pukul 11:18 Wib dua pesawat TT-3111 dan TT-3103 hilang kontak. Sementara dua pesawat lainnya kembali dengan selamat ke Lanud Abdurahman Saleh.
    Kemudian diketahui bahwa kedua pesawat TT-3111 dan TT-1303 jatuh di dua tempat berbeda. Pesawat Super Tecano TT-3111 terjatuh di Gunung Kundi Kab.Probolinggo sementara TT-3103 berada di wilayah Dusun Keduwung,Desa Jimbaran,Kecamatan Puspo, Kab.Pasuruan.
    4 Pilot TNI-AU Dinyatakan Gugur, Dalam Kecelakaan Pesawat Super Tocano Di Pasuruan
    Satu dari dua Pesawat Super Tocano jatuh dan terbakar ya
    Setelah dilakukan evakuasi yang melibatkan TNI-AU,Polres Pasuruan,BPBD Kab.Pasuruan, Forkompimca Puspo, Pecinta alam dan masyarakat.
    0Akhirnya 4 pilot kedua pesawat yang jatuh dapat ditemukan dan meninggal dunia ditempat.Keempat awak pesawat super tocano yang dinyatakan gugur tersebut yakni Letkol Pnb Sandhra Gunawan (Frontseater) TT-3111,Kolonel Adm Widiono (Backseater) TT-3111. Mayor Pnb Yuda A. Seta (Frontseater) TT-3103 dan Kolonel Pnb Subhan (Backseater) TT-3103.
    Keempat jenasah awak pesawat tersebut telah dievakuasi dan akan segera disemayamkan di Lanud Abdurahman Saleh-Malang,”bebernya.
    Lebih lanjut diterangkan oleh Kadispen TNI-AU ini, untuk sebab kecelakaan kedua pesawat latih lanjut itu, masih dalam penyelidikan TNI-AU. Artinya bahwa ada salah satu alat sejenis black box yang merekam secara gamblang baik suara maupun visual sebelum terjadinya kecelakaan itu.
    Pihaknya juga mengucapkan terima kasih pada sejumlah pihak yang telah membantu proses evakuasi jatuhnya pesawat super tocano. Rasa duka cita yang mendalam dari pimpinan TNI AU atas tragedi tersebut,”pungkas jenderal bintang satu TNI-AU mengakhiri keterangannya.
    Sementara itu di lokasi yakni di Dusun Keduwung,Kecamatan Puspo terlihat pihak TNI AU dan Polres Pasuruan telah mengamankan dengan memasang police line. Masyarakat juga masih bergerombol mengabaikan jatuhnya salah satu pesawat tempur TNI AU menggunakan ponselnya. (*)

    Reporter : Henry Sulfianto

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2023 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan