Jumat, 24 Mei 2024
29 C
Surabaya
More
    Jawa TimurBanyuwangiOrang Tua Minta Maaf, Kasus Dugaan Persetubuhan Anaknya Ternyata Korban Seksual Daring

    Orang Tua Minta Maaf, Kasus Dugaan Persetubuhan Anaknya Ternyata Korban Seksual Daring

    BANYUWANGI (Wartatransparansi.com) – Pelaporan atas kasus dugaan persetubuhan anak dibawah umur yang dilaporkan oleh orang tua korban berakhir dan ditutup secara kekeluargaan. Tapi, Yang lebih mengejutkan ternyata kejahatan seksual tersebut dilakukan secara daring via aplikasi Game Roblox.

    Terungkapnya kasus ini secara gamblang bermula atas pengakuan korban sendiri setelah didesak oleh orangtuanya yaitu Rasman (66) untuk menceritakan apa yang sebenarnya terjadi dan dialami oleh putrinya yang baru berusia 12 tahun dan masih duduk di bangku sekolah SD tersebut.

    “Dalam kondisi stabil, setelah mendapat pendampingan psikologis kepolisian Polresta Banyuwangi anak saya menceritakan bahwa dirinya bukanlah korban persetubuhan, melainkan korban kejahatan seksual yang dilakukan oleh dua orang misterius melalui video call,” ucap Rasman, Selasa (31-10-2023).

    Baca juga :  Penuhi Kebutuhan Makanan Sesuai Standar, Petugas Lapas Banyuwangi Ikut Uji Kompete

    Rasman (orangtua korban) menerangkan, bermula anaknya berkenalan dengan kedua pelaku melalui game roblox, hingga bertukar nomor WhatsApp. Kemudian terjalin komunikasi yang berujung terjadilah kejahatan seksual oleh dua pelaku, yang salah satunya memakai topeng.

    “Anak saya diancam sampai ketakutan hingga mau menuruti semua keinginan kedua pelaku termasuk disuruh memainkan alat vitalnya. Dan dari hasil visum ditemukan adanya rusak/robek pada alat vital karena benda tumpul,” terang Rasman.

    Setelah melalui serangkaian penyelidikan intensif oleh Polresta Banyuwangi, kata Rasman terungkaplah kasus kejahatan seksual daring ini. Nomor pelaku dilacak oleh Kepolisian Banyuwangi ternyata berada di wilayah Riau,” ujarnya.

    Terkait pelaporannya kepada Polresta Banyuwangi yang menjurus kepada salah satu tetangganya, Rasman berinisiatif mencabut laporan dan meminta maaf kepada orang tua dan keluarga yang diduga pelaku.

    Baca juga :  Di Banyuwangi, Ribuan Jamaah Hadiri Gema Bershalawat Bersama Tiga Putra Abu Dardak

    “Saya meminta maaf kepada semua pihak atau yang tertuduh atas keterangan yang tidak benar oleh anak saya sebelumnya. Dengan ini saya mencabut laporan saya,” ucapnya.

    Dalam perkara ini, Rasman mengucapkan terimakasih kepada Polresta Banyuwangi atas respon cepat pelaporan dan pendampingan terhadap anaknya.

    “Saya sangat mengapresiasi kinerja Polresta Banyuwangi yang sangat cepat, hati-hati, dan kompeten dalam menangani laporan saya. Sekali lagi saya sekeluarga mengucapkan terimakasih dan mohon maaf yang sebesar-besarnya,” pungkasnya.

    Dari kejadian kejahatan seksual daring terhadap anak yang akhir-akhir ini marak terjadi, diharap bisa menjadi peringatan bagi semua pihak, terutama para orang tua. Anak-anak harus betul-betul diawasi terutama dalam bermain Gadget, agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. (*)

    Reporter : Nur Muzayyin

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2023 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan