LaNyalla menegaskan, bahwa olahraga prestasi tak kalah penting dibanding dengan sektor lain.
Sebab, melalui olahraga akan lahir sumber daya manusia (SDM) unggul. Lewat olahraga, kata LaNyalla, sebuah daerah akan memiliki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang tinggi.
Dan ini harus didukung oleh Bappeda sebagai lembaga yang menjadi perencana anggaran.
Kepala Bappeda Jatim Menghambat Pencairan
Bahkan dengan nada keras, LaNyalla mengingatkan agar kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur, M Yasin sebaiknya diganti saja karena selalu menghambat pencairan kegiatan dan pembinaan olahraga.
“Dampak kinerja yang cenderung lambat dan menghambat ini akan berdampak pada ibu Gubernur Jatim. Kasihan beliau itu, namanya menjadi kurang baik karena sikap kebijakan yang dilakukan oleh kepala Bappeda,” pungkas LaNyalla.
Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII 2023 yang rencananya digelar 9-16 September, akan melombakan 53 cabor. Digelar di Sidoarjo Raya, yaitu Sidoarjo, Jombang, Kab Mojokerto dan Kota Mojokerto.
Mengenai jumlah olahraga yang dipertandingkan ada peningkatan 7 cabor dibandingkan Porprov VII/2022, hanya melombakan 46 cabor. (*)





