Menko Muhadjir Blusukan di Kalbar, “Kami Perlu Tokoh untuk Memahami Kondisi Kami”

Menko Muhadjir Blusukan di Kalbar, “Kami Perlu Tokoh untuk Memahami Kondisi Kami”

KUBU RAYA (Wartatransparansi.com)  — “Kehadiran Bapak Menko PMK membuat spirit bagi kami, karena memang kami memerlukan tokoh nasional untuk benar-benar memahami kondisi kami,” tutur Abdul Rohman dengan nada penuh haru.

Abdul Rohman, Kepala Puskesmas Desa Mekar Sari, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat mengatakan itu saat Menko Muhadjir mengunjungi Puskesmas itu, Jumat (26/5/2023).

Muhadjir tiba di Bandara Internasional Supardjo Pontianak, dan disambut oleh Bupati Kubu Raya Muda Hendrawan serta Kepala Perwakilan BKKBN Kalimantan Barat Pintauli Romangasi Siregar. Setelah itu menuju Balai Desa Mekar Sari melalui perjalanan darat yang memakan waktu kurang lebih 20 menit.

Dia blusukan ke desa itu untuk memastikan penanganan kemiskinan ekstrem dan prevalensi stunting terus berjalan dengan baik. Seperti biasanya, Muhadjir langsung melakukan dialog dengan masyarakat tanpa protokoler yang kaku. Bahkan tidak jarang Muhadjir keluar dari skedul protokol. Sehingga acaranya bener-benar apa adanya, bukan settingan.

Kepada Abdul Rohman, Muhadjir menanyakan jumlah anak yang mengalami stunting di desa tersebut. Dari hasil pengukuran dan penimbangan balita, terdapat 15 anak yang mengalami stunting.

Menurut Rohman, angka tersebut terus berkurang seiring dengan upaya bantuan yang dilakukan oleh pemerintah daerah.

Merujuk pada data BPS yang dirilis bulan Maret 2022, persentase kemiskinan ekstrem di Kabupaten Kubu Raya sebanyak 0,38 persen, berada di urutan ke dua terendah dari 14 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat, angka ini turun 0,35 persen dari 2021. Sedangkan, tingkat kemiskinan ekstrem secara keseluruhan di Provinsi Kalimantan Barat sebanyak 1,41 persen.