Jumat, 14 Juni 2024
29 C
Surabaya
More
    JakartaMinat Baca dan Indek Literasi Indonesia Rendah

    Minat Baca dan Indek Literasi Indonesia Rendah

    JAKARTA (Wartatransparansi.com) – Anggota Komisi X DPR Hetifah Sjaifudin mempertanyakan sekaligus perihatin mengapa tingkat kegemaran membaca dan indeks literasi di Indonesia selalu saja menjadi sorotan. Pasalnya dari berbagai survei, tak jarang Indonesia berada di urutan bawah.

    “Perlu ada telaah terkait yang melatarbelakangi angka-angka yang dianggap rendah tersebut,” katantnya dalam rapat denan para Kepala Dinas se Indonesia di Senayan, Jakarta, Selasa (21/3/2023).

    Tentunya kita harus lebih memahami data-data dan fakta-fakta realita dari pengukuran indeks literasi masyarakat itu dan kemudian juga tingkat kegemaran membaca.

    Jadi, jangan sampai kita nanti salah menangkap, seolah-olah semua atau sebagian besar masyarakat Indonesia itu tidak gemar membaca padahal bisa jadi mereka itu memiliki motivasi tetapi ada hal-hal lain yang membuat keinginan atau motivasi itu tidak terealisasi.

    Baca juga :  SMSI Sampaikan Empat Point Penting Jelang Pilkada Serentak

    Hetifah Sjaifudin, politisi partai Golkar mencontohkan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi tingkat literasi di suatu daerah adalah anggaran yang dialokasikan untuk pengembangan literasi, termasuk perpustakaan. Menurutnya tidak semua daerah memiliki anggaran yang memadai.

    Jadi sebenarnya banyak aspek yang mempengaruhi bagaimana supaya pembangunan literasi dan juga kegemaran membaca ini bisa terwujud.

    “Kita ingin mendengar kendala atau keluhan yang dihadapi di daerah apa kok hasil survei Indonesia selalu dibawah,” ujarnya.

    Ada banyak faktor, selain masalag anggaran yang minim, ternyata juga masalahSDMnya, jumlah pustakawan , juga jumlah perpustakaannya, bahkan asesornya juga sedikit. Ini yang mempengaruhi  prosesnya berjalan lambat,” jelas Hetifah.

    Jadi kita ingin data-data yang ada, kita bedah, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih persis

    Baca juga :  Pj. Gubernur Jatim Adhy Karyono Hadiri Rakornas Pengemdalian Inflasi

    Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur.

    Lalu hadir pulaKepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Maluku. (din/min)

    Reporter : Syarifuddin

    COPYRIGHT © 2023 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan