Jumat, 14 Juni 2024
29 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaWali Kota Berharap Hadirnya BWI di Surabaya Bisa Bermanfaat untuk Warga

    Wali Kota Berharap Hadirnya BWI di Surabaya Bisa Bermanfaat untuk Warga

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Wali Kota Eri Cahyadi berharap, kehadiran kantor perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) di Kota Surabaya, bisa memberikan manfaat untuk warga. Terutama, soal tanah dan bangunan masjid hingga musala yang diwakafkan.

    “Sehingga, permasalahan sertifikasi tanah wakaf di Surabaya bisa dipercepat, di samping itu dibantu oleh jajaran dari Pemerintah Kota (Pemkot),” kata Eri, Jumat (17/3/2023).

    Harapan Eri disampaikansetelah sehari sebelumnya meresmikan kantor perwakilan BWI di Gedung Convention Hall, Surabaya,  Kamis (16/3/2023).

    Apalagi, lanjut Eri, Ketua Pelaksana BWI Pusat, Mohammad Nuh menargetkan, kurang lebih ada 25.000 tanah, masjid, dan musala di Jawa Timur untuk disertifikasi.

    “Maka dari itu, dengan adanya BWI ini permasalahan sertifikasi tanah wakaf di Surabaya bisa selesai,” ujarnya saat didampingi

    Baca juga :  Setiap Tahun, Warga Surabaya Digelontor Rp500 M untuk Berobat Gratis

    Ketua Pelaksana BWI Pusat, Muhammad Nuh dan Ketua Pelaksana BWI Kota Surabaya, Muhibbin Zuhri.

    Hadirnya BWI di Surabaya, kata Eri, bukan hanya untuk menyelesaikan perkara wakaf saja. Tapi juga berperan menyelesaikan permasalahan sosial yang dialami warga Surabaya.

    Dalam menyelesaikan permasalahan sosial itu, BWI berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya, membentuk program Kampung Madani. Program ini untuk mengetahui jumlah warga yang wajib membayar zakat, dan berhak menerima zakat.

    “Ketika Baznas berjalan bersama BWI, bukan hanya hilang kemiskinannya, akan tetapi jiwa dan rohaninya akan penuh dengan islami. Insya Allah kalau Surabaya ini sudah terlepas dari kemiskinan dan dasar agama, batiniah, lahiriahnya terpenuhi, maka kota ini menjadi baldatun toyyibatun warobbun ghofur,” kata Eri.

    Baca juga :  Curanmor Makin Marak di Surabaya, Pemkot Cari Solusi

    Rencananya, program Kampung Madani akan dijalankan setelah lebaran Idul Fitri tahun 2023 mendatang. Program ini akan digerakkan secara langsung oleh BWI Surabaya bersama Baznas dan Pemkot.

    Di samping itu, Ketua Pelaksana BWI Pusat, M. Nuh berharap, dengan diresmikannya kantor perwakilan BWI Surabaya ini, dapat melakukan percepatan program yang bermanfaat untuk masyarakat Kota Pahlawan.

    “Diharapkan bisa cepat melaksanakan program-program yang salah satunya adalah sertifikasi tanah wakaf, baik itu berupa masjid, musala dan sebagainya. Sehingga tidak menjadi rebutan, karena ada sertifikat wakaf,” harapnya.

    Dengan hadirnya BWI perwakilan Surabaya, Nuh yakin, bisa mengentaskan kemiskinan melalui program Kampung Madani. Senada dengan Eri, diharapkan setelah warga miskin terlepas dari kemiskinan, kualitas hidupnya bisa semakin baik.

    Baca juga :  Penjual dan Pembeli Gas Melon di Surabaya dalam Pengawasan Pemkot

    “Baik kualitas jasmaniah, maupun kualitas hidup rohaninya. Sehingga, apa yang dicita-citakan oleh Pak Wali, menjadikan Surabaya baldatun toyyibatun warobbun ghofur itu dapat tercapai,” tukasnya. (*)

    Reporter : wetly

    Sumber : WartaTransparansi

    COPYRIGHT © 2023 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan