Senin, 20 Maret 2023
25 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMenuju Pilpres 2024Anies Baswedan Pidato Momen Pemilu di Simfoni Kebangsaan

    Anies Baswedan Pidato Momen Pemilu di Simfoni Kebangsaan

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Bakal calon presiden 2024, Anies Baswedan melanjutkan safari politiknya di Kota Surabaya. Kali ini hadir dan berpidato tentang momen pemilu 2024 di acara Simfoni Kebangsaan di Gedung Dyandra Convention Centre, Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Jumat (17/3/2023).

    Di forum Simfoni Kebangsaan tersebut, dalam pidato Anies menyebut bahwa terdapat satu hal penting yang jadi landasan pemikirannya dalam Pemilu 2024. Adalah, menentukan titik awal dan arah tujuan.

    Baginya, momen pemilu seharusnya  Indonesia memasuki fase menentukan arah berikutnya, bukan dibandingkan pemerintahan sebelumnya.

    “Kalau melihat pemilu, pemilu bukan soal meneruskan atau tidak meneruskan pemerintahan sebelumnya, pemilu adalah kesempatan kita melihat kembali titik awal, perjalanan sebagai negara,” katanya di Gedung Dyandra Convention Centre, Jumat (17/3/2023).

    Anies menyebut, mengingat masa pemerintahan lima tahunan, memang selayaknya harus menengok ke belakang untuk melihat proyeksi ke depan. Bagaimana negara ini didirikan, melindungi setiap tumpah darah, memajukan kesejahteraan, mencerdaskan kehidupan bangsa, terlibat ketertiban dunia.

    Baca juga :  Di Surabaya Capres Anies Tebar Janji Kesejahteraan

    “Tengok, apakah kita masih berada di situ, kalau tidak maka kita mencari jalur baru untuk menuju titik awal,” tandasnya.

    Untuk itu, pemilu bagi Anies, bukan soal meneruskan, tapi pemilu itu menengok kembali, negara ini didirikan untuk apa. Apakah kita masih ke arah sana. Kemerdekaan adalah untuk kesejahteraan dan keadilan sosial.

    Melihat antusias luar biasa dari pendukung untuk menyambut pemilu 2024, ia menilai hal ini adalah menyongsong pemilu dengan penuh harapan. Artinya, lanjut Anies, semua menyongsong pemilu dengan luar biasa.

    “Ini adalah pestanya rakyat, ini kesempatan  bagi rakyat untuk menunjukkan sikap. Karena itu kita semua bersyukur pemilu diselenggarakan sesuai jadwal yang telah disepakati. Sehingga sukacita rakyat terungkap lewat pemilu itu,” katanya.

    Dalam pidatonya, Anies juga beberapa kali menyebut soal keadilan sosial dan kesetaraan hak kepada seluruh masyarakat. “Dengan adanya kesetaraan itu maka siapa saja yang tinggal di mana saja, anak-anaknya mendapatkan kesetaraan kualitas pendidikan, mendapatkan kesetaraan untuk pelayanan kesehatan yang berkualitas, itulah yang sama-sama kami ingin dorong bahwa persatuan yang membuat keragaman harus ditopang dengan hadirnya keadilan,” tukasnya.

    Baca juga :  Simfoni Kebangsaan di Surabaya, Anies: Gelora Yang Luar Biasa, Semoga jadi Awal yang Baik

    Selain itu, Anies juga menyebut kalau Kota Surabaya merupakan tempat lahirnya sejumlah tokoh hebat, seperti Soekarno, H.O.S Tjokroaminoto, hingga dokter Soetomo.

    “Itu orang-orang yang membawa perjalanan bangsa ini menjadi lebih baik,” tutur Anies.

    Tidak hanya itu, Anies menyebut kalau Jatim merupakan provinsi yang memiliki suasana guyub, persatuan, dan kebersamaan. Dia berharap suasana seperti ini bisa dijaga dengan cara menghadirkan kesetaraan.

    Agenda Anies di Surabaya – Madura

    Dalam safarinya di Jawa Timur pada 17-19 Maret 2023, Anies punya beberapa agenda di Surabaya dan Madura. Selama tiga hari itu, setelah hadir di forum Simfoni Kebangsaan, Anies melakukan pertemuan dengan partai Koalisi di Shangri-La.

    Baca juga :  Pulang Kampung! Anies Malam Mingguan di Tunjungan Surabaya

    Di hari Sabtu (18/3/2023), dari Shangri-La, Anies diagendakan melakukan salat subuh di Masjid Rahmat Kembang Kuning. Usainya, menuju Panti Asuhan di sekitar kawasan Dolly dan mengunjungi UMKM di Dolly.

    Setelah istirahat, Anies dan rombongan menuju Kabupaten Sampang, Madura. Sebab, sesuai jadwal, sekitar pukul 12.00 WIB – 15.00 WIB, bertemu ulama se Madura di Sampang. Usai acara itu, Anies ke Surabaya menuju Panti Asuhan Pondok Kasih Wiyung, dan malamnya menyapa warga di Monumen Kapal Selam (Monkasel) dan Jalan Tunjungan.

    Pada hari Minggu (19/3/2023), Anies diagendakan salat subuh di masjid Al Falah, kemudian ziarah ke makam Sunan Bungkul dan sarapan di warung Trenggalek Taman Bungkul. Pagi itu juga atau sekitar pukul 06.00-08.00 WIB, Anies dijadwalkan ikut jalan santai dan parade bunga. Selepasnya, menghadiri festival menanam kebaikan menjemput perubahan hingga selesai. Dari kawasan Monkasel, sekitar pukul 11.20 WIB, Anies akan bertolak ke bandara Juanda menuju Jakarta. (*)

    Reporter : wetly

    Sumber : WartaTransparansi

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan