Minggu, 2 Oktober 2022
27 C
Surabaya
More
    HeadlineWamen Agama RI: Era Digital, ASN Kemenag Harus Inovatif dan Kreatif

    Wamen Agama RI: Era Digital, ASN Kemenag Harus Inovatif dan Kreatif

    SIDOARJO (WartaTransparansi.com) – Aparatur Sipil Negara (ASN) harus melakukan inovasi dan kreasi pada era digital saat ini.

    “Tuntutan pada era digital ini, mau tidak mau harus kita ikuti dengan terus menerus melakukan inovatif dan kreatif,” kata Wakil Menteri Agama Republik Indonesia Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si.

    Penegasan itu disampaikan pada saat Pengarahan dan Pembinaan Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kementerian Agaran Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (13/8/2022) di ruang guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sidoarjo.

    Wamen Agama RI menyatakan bahwa guru dengan modal kecerdasan dan selalu diharapkan mentransformasi Ilmu yang bermanfaat, dituntut meningkatkan kreatifitas dan inovasi dalam melakukan proses belajar mengajar.

    Wamen Agama RI: Era Digital, ASN Kemenag Harus Inovatif dan Kreatif
    Kiri-Kanan : Nasruddin, LC (Kasubbag Kantor Kemenag Kab. Sidoarjo), H. Moh Arwani, M.Ag (Kepala Kantor Kemenag Kab. Sidoarjo), Dr. H. Zainut Tauhid (WaMen Kementerian Agama RI), Drs. H. Abd Jalil, M.Pd.I (Kepala MAN Sidoarjo)

    Baca juga :  Baso Juherman Resmi Pimpin Pengprov Muaythai Jatim

    “Saya pernah mengajar sebagai guru selama 11 tahun, dan tuntutan guru adalah bagaimana menjawab tantangan masyarakat,” ujarnya .

    Oleh karenanya, menurut Wamen Agama RI, sebagai guru dituntut meningkatkan kreativitas dan inovasi, agar tidak mengecewakan masyarakat. “Dan kita yang harus percaya bahwa kualitas madrasah di lingkungan Kementerian Agama dapat menjawab tantangan masyarakat baik dalam kompetisi dalam mendidik peserta didik di madrasah maupun dalam membekali keilmuan untuk mengeterapkan hasil belajar dalam bersosial di lingkungan masyarakat.

    “Hal ini dimaksudkan untuk menghadapi bonus demografi (pertambahan jumlah penduduk usia produktif) lebih banyak daripada usia non produktif, usia produktif adalah (usia 15 s/d 65 tahun) dalam rangka menyiapkan Indonesia Emas 2045 mendatang,” harapnya. (*)

     

    Reporter : Nuriyah Maslaha

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan