Minggu, 2 Oktober 2022
27 C
Surabaya
More
    EkbisGubernur Khofifah Lepas Eksport Komoditas Perikanan  ke Republik Dominika dan Jepang

    Gubernur Khofifah Lepas Eksport Komoditas Perikanan  ke Republik Dominika dan Jepang

    SURABAYA  (Wartatransparansi com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Waketum Bidang Organisasi, Hukum, dan Komunikasi Kadin Indonesia serta Ketua Kadin Jatim melakukan pelepasan ekspor komoditi ikan kakap merah dan olahan udang beku.

    Pelepasan ekspor tersebut dilakukan di sela pembukaan acara InAGRO Expo & Business Forum 2022 yang digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim di Diamond Room 3rd Floor Grand City Convex Surabaya, Kamis (11/8) pagi.

    Untuk pelepasan ekspor ikan Kakap merah beku merupakan komoditi ekspor milik PT Alam Jaya. Tidak tanggung tanggung komoditi kakap merah beku yang diekspor mencapai 25 ton. Kakap merah tersebut dilepas ekspor menuju Republik Dominika.

    Baca juga :  Buka Tabungan Emas Pegadaian Via Tokopedia Bebas Biaya Penitipan 6 Bulan Pertama

    Sedangkan untuk ekspor olahan udang beku yang dilepas ekspor merupakan produk milik PT Istana Cipta Sembada yang jumlahnya mencapai 25 ton. Udang beku Jatim ini dikirim dengan negara tujuan Jepang.

    “Alhamdulillah ekspor kita terus menggeliat. Hal ini semakin menguatkan semangat optimisme kita untuk Jawa Timur Bangkit,” turut Gubernur Khofifah.

    Menurutnya pedagangan ekspor ke luar negeri akan terus didorong dari berbagai sektor dan komoditas. Tidak hanya perikanan, namun juga pertanian, dan juga industri pengolahan maupun sektor UMKM.

    “Ekspor kita akan terus didorong. Untuk itu penguatan daya saing juga suplai terus kita kuatkan. Di sektor UMKM pun terus kita kuatkan lewat banyak hal, seperti rumah kurasi, communal branding dan juga program yang lain,” tambahnya.

    Baca juga :  PT Maspion Grup Lepas Ekpor Sebesar USD 1,2 Juta

    Di sisi lain, terkait pengembangan sektor agro di Jatim, Gubernur Khofifah pun menekankan keseriusannya. Bahkan menurutnya harus terus didorong karena kontribusi sektor agro untuk ekonomi Jatim sangat besar. Bahkan termasuk mendominasi.

    Saat ini, dikatakannya bahwa industri sektor agro mampu menyerap sebanyak 2,6 juta tenaga kerja di Jatim. Atau jika dibuat persentase mencapai 82,34 persen dari penyerapan tenaga kerja di sektor lain.

    Oleh sebab itu, saat melalui InAGRO Expo & Business Forum 2022 ini, Gubernur Khofifah mengajak semua pihak untuk mengembangkan sektor agro karena mampu menjadi pengungkit ekonomi Jatim.

    “Tidak hanya itu, sektor agro di Jatim ini kalau dilihat dari unit usahanya 82,45 persen. Ini kontribusi yang sangat signifikan, untuk membangun, mewujudkan, memajukan dan mensejahterakan masyarakat,” tambahnya.

    Baca juga :  Gelar Misi Dagang di Kalbar Untuk Jaga Pertumbuhan Ekonomi Jatim

    Jawa Timur sendiri memiliki lahan yang potensi untuk pengembangan agro. Terutama kopi dan cacao. Dikatakannya, Jatim dan Indonesia secara luas adalah wilayah negara yang dilalui garis khatulistiwa.

    Sehingga wilayahnya sangat cocok ditanami cacao. Menurutnya ini sangat potensial. Jika pengembangan kopi dan cacao terus didorong, diyakini akan membuat perdagangan kopi dan cacao di Jatim semakin bergeliat dan tumbuh.

    “Jika bisnisnya tumbuh, kita berharap bahwa masyarakat akan mendapatkan tetesan kesejahteraan dari pertumbuhan bisnis yang tumbuh dimanapun, dan tentu di Jatim,” imbuhnya. (*)

    Reporter : Amin

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan