Senin, 26 September 2022
28 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaAgustusan di UPTD Griya Wreda Bikin Bahagia Lansia

    Agustusan di UPTD Griya Wreda Bikin Bahagia Lansia

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Agustusan di UPTD Griya Wreda Jambangan, Surabaya, begitu semarak, Senin (8/8/2022). Mbah-mbah atau para lanjut usia (lansia) tampak bahagia, tertawa lepas, dan penuh semangat dalam lomba balap tempeh dan makan krupuk yang digelar Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya.

    Kepala Dinsos Surabaya, Anna Fajriatin mengatakan, sebelumnya pihaknya sudah menggelar berbagai lomba, seperti lomba joget, kempit balon, dan kelereng. Semua ikut lomba, kecuali bagi lansia yang mengalami bedrest.

    “Hari ini kami gelar lomba makan krupuk dan balap tempeh. Pesertanya ada 50 orang. Sama seperti lomba sebelumnya, mbah-mbah (lansia) kelihatan begitu senang. Mereka kelihatan bersemangat dalam lomba Agustusan ini,” ujarnya.

    Tak hanya itu saja, Anna mengaku bahwa ada lansia yang sangat bersemangat saat mengikuti lomba makan kerupuk, hingga membuat gigi pasangan lansia tersebut terlepas.

    Baca juga :  Didampingi Sahat, Gubernur Khofifah Terima Kunjungan Hotman Paris

    “Mereka boleh ikut semua dan mereka harus ceria. Para mbah-mbah ini semangat sekali, sangking semangatnya tadi ada mbah-mbah yang gigi pasangannya lepas saat lomba makan kerupuk,” ujarnya diselingi tawa.

    Melihat semangat dari para lansia, ia mengaku hal tersebut bisa menjadi pembelajaran untuk para generasi milenial. Yakni, apapun kondisi yang sedang dialami, semangat Kemerdekaan RI wajib digaungkan oleh seluruh masyarakat Kota Surabaya. “Kalau kata mbah-mbah itu, usia boleh tua tapi semangat tetap 45,” kata dia.

    Di sisi lain, Anna menerangkan bahwa kapasitas UPTD Griya Wreda Jambangan Kota Surabaya mencapai 160 orang. Namun untuk saat ini, pihaknya menampung 181 orang. Ke depan, pihaknya berencana untuk melakukan pengembangan Griya Werdha yang baru di kawasan Sonokwijenan Kota Surabaya.

    “Disini itu kuotanya 160 dan penghuni saat ini ada 181 lansia. Maka kami juga akan berencana mengembangkan Griya Werdha yang baru di daerah Sonokwijenan dan masih dalam proses penyiapan sarana dan prasarana,” terang dia.

    Baca juga :  Pemkot Surabaya Siap Terapkan KTP Digital

    Meski demikian, ia tak menutup kemungkinan bahwa akan memulangkan para lansia kepada anak atau keluarganya. “Tentunya kami melakukan pendekatan kepada keluarga lansia. Kalaupun ada anak atau keluarganya, serta kalau memang bisa dikembalikan ke keluarganya, akan kita kembalikan. Karena saat ini kondisinya masih banyak yang antri untuk masuk ke sini,” ungkap dia.

    Lebih lanjut, Anna berharap proses pengembangan Griya Wreda di kawasan Sonokwijenan Kota Surabaya bisa segera selesai, agar bisa menampung lebih banyak lansia.

    “Saya mohon doanya semoga bisa selesai dengan cepat dan kami bisa menampung lebih banyak. Karena kami mengutamakan kenyamanan mereka, agar mereka bisa merasa seperti di rumah sendiri,” ujar dia.

    Baca juga :  Nama Sekda Kota Surabaya Dicatut Penipu

    Ditemui di lokasi yang sama, salah satu lansia yang mengikuti kegiatan perlombaan, Atim (85) mengaku senang bisa mengikuti lomba makan kerupuk dan balap tempeh. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat mengasyikan, karena bisa berbagi tawa dengan para lansia yang lainnya.

    “Loh saya senang sekali karena saya mendapatkan juara, saya menang semuanya. Saya senang karena bisa ikut lomba lagi, ini berkat Tuhan. Teman-teman lainnya juga senang, apalagi kerupuknya tadi besar sekali,” kata Atim.

    Agus Bambang Setiobudi (61) juga mengaku senang karena bisa bergurau sambil berjoget dengan para penghuni di UPTD Griya Wreda Jambangan Kota Surabaya.

    “Tadi menang lomba makan kerupuk, senang karena menang. Senang juga karena ngguyu-ngguyu (tertawa-tawa) dengan teman-teman. Tadi saya makan kerupuk dan joget-joget saat lomba balapan tempeh,” katanya dengan raut wajah bahagia. (*)

    Reporter : wetly

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan