Selasa, 9 Agustus 2022
26 C
Surabaya
More
    EkbisMendag Apresiasi Harga Bapok di Jatim yang Terjaga Stabil

    Mendag Apresiasi Harga Bapok di Jatim yang Terjaga Stabil

    Gubernur Khofifah Indar Parawansa menganggap bahwa stabilisasi harga bahan pokok di Jawa Timur karena Kerjasama Intens Pemda Se Jatim Bersama Satgas Pangan

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) –  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan melakukan sidak ke Pasar Keputran Jl. Urip Sumoharjo, Keputran, Kec. Tegalsari Surabaya, Sabtu (30/7) malam.

    Hasil dari tinjauan di pasar induk tersebut, harga bahan pokok terpantau stabil. Bahkan ada beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga.

    Sebut saja cabai merah besar, jika sebelumnya harga per kilogramnya adalah Rp 95 ribu, di Keputran turun menjadi Rp 55 ribu per kilogram. Sedangkan harga bahan pokok yang lain terpantau stabil.

    Misalnya cabai kecil dijual pedagang di sini dengan harga Rp55 ribu per kilogram. Kemudian untuk kentang dijual dengan harga Rp12 ribu per kilogram, sementara bawang merah Nganjuk berkisar antara Rp24-26 ribu per kilogram.

    Baca juga :  Sarmuji Menilai Perekonomian Tumbuh Bukti Kekompakan Jokowi-Airlangga

    Atas kondisi ini, Mendag Zulkifli Hasan pun mengacungi jempol sekaligus mengapresiasi kinerja Gubernur Khofifah yang mampu menjaga harga bahan pokok (bapok) di Jatim terus stabil.

    “Saya terima kasih Bu Gubernur, berkat kepemimpinannya ibu Gubernur harga-harga di sini cepat sekali stabil. Bahkan cenderung turun harganya menjadi lebih murah,” pujinya.

    Mendag mengajak semua pihak untuk terus menjaga kestabilan harga bahan pokok ini. Dengan begitu inflasi yang cukup tinggi di bulan kemarin bisa kembali diturunkan.

    “Mudahan-mudahan harga stabil dan rendah, kalau harga bapok tidak stabil, maka inflasi, yang agak tinggi bulan kemarin, bisa kita jaga dengan baik,” pungkasnya.

    Pada kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah mengatakan kestabilan harga bapok di Jatim merupakan upaya kinerja bersama antara pemerintah daerah se Jatim dan juga satgas pangan. Ia pun mengapresiasi kinerja pihak-pihak yang ikut berperan dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok dan bahan pangan di Jatim.

    Baca juga :  Realisasi Penanaman Modal Triwulan II Provinsi Jatim Naik 69,2 Persen

    “Tentu ini adalah hasil dari kinerja semua pihak terkait termasuk satgas pangan Jatim dan juga satgas yang ada di masing-masing kabupaten kota,” Kata Gubernur Khofifah usai sidak Pasar Keputran.

    Gubernur Khofifah menilai kestabilan harga bahan pokok ini harus dijaga demi menjaga agar inflasi tetap di angka yang aman. Selain itu harga bapok yang cenderung mengalami penurunan akan membuat masyarakat tenang.

    “Harga bapok alhamdulillah dalam kondisi yang stabil dan ada beberapa yang mengalami penurunan . Ini pasti membuat ibu-ibu dan pedagang makanan khususnya menjadi tenang,” tuturnya.

    Di sisi lain, ia mengatakan bahwa harga daging sapi relatif stabil di Jawa Timur. Saat ini harga daging sapi masih berkisar antara Rp 110 ribu sampai Rp 115 ribu per kilogramnya.

    Baca juga :  Berbasis Kearifan Lokal, Pemerintah Kembangkan Potensi Wellness Tourism

    Sementara harga daging ayam saat ini mengalami penurunan Rp 36 ribu sampai Rp 38 ribu dari harga sebelumnya Rp 50 ribu sampai Rp 52 ribu per kilogramnya.

    Orang nomor satu di Jatim itu kembali berharap agar harga bahan pokok dan harga pangan di Jatim bisa terjaga kestabilannya agar masyarakat sebagai konsumen tenang, daya beli masyarakat terjaga dan para pedagang juga senang. (*)

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan