Sabtu, 20 Agustus 2022
26 C
Surabaya
More
    OpiniTajukDeklarasi Jaring Panca Mandala Jatim

    Deklarasi Jaring Panca Mandala Jatim

    Kamis, 28 Juli 2022, bertempat di Gedung Nagara Grahadi Surabaya, menjadi momen paling sakral dimana Jejaring Panca Mandala (JPM) Jatim dan 36 JPM Kab/Kota, menyatakan janji akan merawat Pancasila sampai dunia runtuh.

    Mereka bersepakat membumikan dan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bernegara, berbangsa, dan bermasyarakat, serta mendukung kolaborasi dan sinergi pembinaan Ideologi Pancasila di Provinsi Jawa Timur.

    JPM dengan nama-nama khas ke daerahan akan menindaklanjuti pembumian nilai -nilai Pancasila melalui rencana tindak lanjut JPM di Jawa Timur.

    Pertama, JPM Bumi Majapahit Jawa Timur, Provinsi Jawa Timur, akan melakukan kerjasama dengan pemangku kepentingan di Jawa Timur, melakukan sosialisasi Ideologi Pancasila dan melakukan pelatihan tanggap bencana untuk seluruh SMA di Jawa Timur.

    Kedua, JPM Blambangan, Kabupaten Banyuwangi; akan membumikan Pancasila dengan
    menyusun program bela negara berbasis Pramuka dan kesakaan melalui kegiatan Kemah kebangsaan.

    Ketiga, JPM Penataran, Kabupaten Blitar, akan melakukan kegiatan dengan
    menyusun program Pidato Pancasila, Pendidikan pemilih pemula, dan Festival Pancasila, melalui kegiatan lomba pidato Pancasila, partisipasi warga dan pelaku UMKM, sosialisasi dan dialog, publikasi, lomba kesenian tradisional, produk unggulan desa (OVOP), dan bursa kerja.

    Keempat, JPM Bumi Kironggo, Kabupaten Bondowoso; menyatakan akan
    menyusun program lomba pemahaman Pancasila, pembentukan JPM tingkat Kecamatan hingga desa, dan Rumah Pancasila, melalui kegiatan lomba-lomba tentang Pancasila, sosialisasi JPM, Diskusi Pancasila, Sekolah Pancasila, serta Peraturan Daerah yang memiliki rasa Pancasila.

    Kelima, JPM Giri Kedaton, Kabupaten Gresik; menyatakan
    menyusun program aktualisasi nilai-nilai luhur Pancasila di lingkungan ASN, Tenaga Pendidik dan kependidikan, Pelaku Industri, dan tokoh masyarakat serta membentuk Kader JPM Tingkat Kecamatan Hingga ke Desa.

    Keenam JPM Pandhalungan, Kabupaten Jember;
    menyusun program pembentukan kader pelajar Pancasila melalui kegiatan sosialisasi Pancasila kepada tenaga pendidik, melaksanakan pendidikan pelatihan bagi pelajar, mendorong terbentuknya kader pelajar Pancasila, dengan target 1.000 Kader pelajar Pancasila. Membentuk kampung tangguh Pancasila dan duta Pancasila di setiap desa, menyusun pengembangan UMKM Pancasila. Menyusun Program Desa Wisata Pancasila. Menyusun Program Gelar Budaya Pancasila.

    Ketujuh, JPM Arimbi, Kabupaten Jombang; menyatakan
    menyusun Program Internalisasi, Nilai-Nilai Pancasila Melalui Kegiatan : Talkshow; Lomba Cerdas Cermat Siswa; Debat antar Mahasiswa; Seminar Kebangsaan, Sarasehan Guru PPKN, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Gelar Budaya serta Pembuatan Konten Digital.

    Kedelapan JPM Panjalu, Kabupaten Kediri; menyusun program Kampung Ketahanan Pangan Rumah Tangga Pancasila melalui kegiatan membentuk kelompok ibu tangguh; sosialisasi dan pelatihan di bidang kesehatan, ketahanan pangan, peningkatan ekonomi masyarakat desa; membangun jaringan ketahanan pangan; advokasi kampung ketahanan pangan; pemetaan data dan kelompok keluarga.

    Kesembilan, JPM Joko Tingkir, Kabupaten Lamongan;
    membentuk Pokdarwis dan Desa Wisata Pancasila, Melakukan Pelatihan dan Pendampingan serta Membentuk JPM di Tingkat Kecamatan hingga Desa.

    Sepuluh, JPM Semeru, Kabupaten Lumajang; melakukan penyusunan program harmonisasi Penguatan Pancasila di Hunian Tetap Bumi Semeru Damai, Mendorong terbentuknya desa berdikari Pancasila di Kawasan Senduro melalui Gotong Royong, Toleransi Beragama, Pemberdayaan UMKM Serta Koordinasi antar Pemangku Kepentingan.

    Kesebelas hingga ketiga puluh tujuh yaitu; (11) JPM Purabaya, Kabupaten Madiun;
    (12). JPM Putra Lawu, Kabupaten Magetan; (13). JPM Bumi Bumi Kanjuruhan, Kabupaten Malang;
    (14). JPM Majapahit, Kabupaten Mojokerto; (15). JPM Anjuk Ladang, Kabupaten Nganjuk;
    (16). JPM Dr. Radjiman Wedyodiningrat, Kabupaten Ngawi;
    (17). JPM 1001 GOA, Kabupaten Pacitan; (18). JPM Ronggo Sukowati, Kabupaten Pamekasan; (19). JPM Unsur Pancasila, Kabupaten Pasuruan; (20). JPM Batoro Katong, Kabupaten Ponorogo; (21). JPM Madakaripura, Kabupaten Probolinggo; (22). JPM Trunojoyo, Kabupaten Sampang;

    Kedua puluh tiga,
    JPM Jenggala, Kabupaten Sidoarjo; memprioritaskan berbeda dengan
    menyusun program aktualisasi dan revitalisasi ideologi Pancasila melalui kegiatan lomba karya tulis Pancasila.

    Dari timur (24). JPM Baluran, Kabupaten Situbondo; (25). JPM Sumekar Sumenep, Kabupaten Sumenep; (26). JPM Turonggo Yakso, Kabupaten Trenggalek; (27). JPM Gayatri, Kabupaten Tulungagung; (28). JPM KWB, Kota Batu; (29). JPM Bung Karno, Kota Blitar; (30). JPM Jojo Ing Boyo, Kota Kediri;

    Dari ujung barat, (31). JPM Pendekar, Kota Madiun; (32). JPM Malang Kucecwara, Kota Malang; (33). JPM Gajah Mada, Kota Mojokerto; (34). JPM Untung Suropati, Kota Pasuruan; (35). JPM Bayuangga, Kota Probolinggo; (36). JPM Surabaya Hebat, Kota Surabaya;

    Bertindak menetapkan Deklarasi JPM Jatim Gubernur Khofifah Indar Parawansa, dengan diketahui
    Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila,​​
    Yudian Wahyudi​​​​​​.

    JPM Jatim sebagai lokomotif membumikan Pancasila secara nasional dari Provinsi paling ujung timur Pulau Jawa dengan penduduk 40 juta lebih, menjadi barometer menjaga dan merawat Pancasila hingga dunia runtuh, diharapkan akan menjadi teladan. Membumikan Pancasila di Bumi Majapaahit. Tentu dengan berbagai rencana aksi itu guna menjaga NKRI dengan merawat nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan beragama Semoga! (*)

    Reporter :

    Penulis : Djoko Tetuko

    Editor :

    Redaktur :

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan