Jumat, 12 Agustus 2022
29.4 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMojokertoKolam Sumber Non Kaporit Lembah Mbencirang Mendadak Dibanjiri Pengunjung

    Kolam Sumber Non Kaporit Lembah Mbencirang Mendadak Dibanjiri Pengunjung

    MOJOKERTO (WartaTransparansi.com) – Hasil kolaborasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Mojokerto dengan media baik (cetak, online dan elektronik) di Mojokerto sangat berdampak pada pertumbuhan ekonomi sektor wisata dan UKM pasca Pandemi Covid-19. Salah satu faktanya setelah wisata Lembah Mbencirang Desa Kebom Tunggul Kec. Gondang yang punya andalan utama kolam air sumber non kaporit ditunjang wahana alami lainnya mendadak diserbu pengunjung dari berbagai daerah di Jawa Timur, setelah diviralkan serentak di Media yang bertugas di Mojokerto, Kamis (28/7/2022).

    Keterangan dari sejumlah pengelola wisata desa yang menyebar di Kab. Mojokerto mengaku merasakan dampaknya setelah obyek wisata ditepatnya diviralkan di berbagai media hasil kolaborasi Kantor Dinas
    Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Mojokerto dengan media yang bertugas di Mojokerto.

    “Selang 2 hari setelah lokasi wisata Lembah Mbencirang yang kami kelola viral di berbagai media baik online, of line dan electronic mulai banyak pengunjung wisata yang berdatangan ke sini. Rombongan kecil dan perorangan mulai berdatangan untuk memastikan wahana dan panorama dilokasi, guna memastikan untuk membawa rombongan rekreasi yang lebih besar untuk berlibur di sini,” jelas Siandi, Kades Kebontunggul, Kec. Gondang didampingi Andi, Direktur Wisata Lembah Mbencirang, yang sudah mendapat pesanan jamuan makan siang masing-masing 2 rombongan Bus dari Tuban Jatim dan Kebumen Jawa Tengah, untuk minggu pertama bulan Agustus 2022.

    Kolam Sumber Non Kaporit Lembah Mbencirang Mendadak Dibanjiri Pengunjung
    Foto: Lokasi kolam Widodari dipenuhi air sumber non kaporit di wisata Lembah Mbencirang, Gondang

    Menrut Kades Kebontunggul dan Andi yang juga Direktur BumDesa Gajah Mada, mengakui meski pihaknya sudah memiliki webside untuk info wisata yang dikelolanya, dampak dan hasilnya tidak sedasyat info yang diviralkan lewat media baik ofline, elektronik maupun media siber (on line).
    “Selang 2 hari saja setelah lokasi wisata Lembah Mbencirang viral di berbagai media, pengunjung wisata dari berbagai daerah berdatangan. Ada yang sedang berlibur biasa melepas penat namun ada juga yang booking menu makanan untuk rombongan yang akan berlibur ke sini,” ungkap Andi.

    Masih kata Andi, untuk sementara wisata Lembah Mbencirang ada 4 paket wisata diantaranya:
    FUN DAY : (Include: Tiket, Makan, Renang, Fun Game, Flying Fox, Water Tubing, Guider, Pojok Dolanan).
    FARMING DAY: ( dari Fun Day ada tambahan Pengetahuan Gren House, Bercocok tanam dan menangkap ikan)
    GATHERING FAMILY (ada tambahan Game Gattem, MC dan Guide plus yang ada di Paket Fun Day).
    Sedangakan pake 4. (LDKS dan JUNGLE SURVIVER) YANG BERISIKAN (Tiket, Materi, Makan, renang, Trainer , Pengenalan Panahan, Pengenalan Airsoft Unit, dan Pengenalan Painntball).

    Menurut Kades Kebontunggul, kendala saat ini untuk menuju wisata Lembah Bencirang fasilitas jalan yang kurang mendukung, karena kurang lebar sehingga harus menepi jika salah satu kendaraan khsusnya jika membawa bus. Namun jika membawa kendaraan pribadi lancar-lancar saja.

    “Mudah mudahan setelah hadirnya puluhan media yang berkolaborasi dengan Kantor Diskominfo dan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, Olahraga (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto, Pemkab. Mojkerto mengucurkan Dana BK (Bantuan Khusus) untk pelebaran jalan, menuju wisata yang kami kelola ini,” Harap Kades Kebontunggul.

    Secara terpisah, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto yang menggagas giat Mblarah bareng kolaborasi Insan Pers dengan Diskominfo Kabupaten Mojokerto mengunjungi wisata alam, religus dan bersejarah serta pusat produk unggulan yang menyebar di Mojokerto bertujuan untuk memulihkan ekonomi imbas Pandemi Covid-19 yang sangan berpengaruh terhadap seluruh kehidupan manusia baik dari sektor ekonomi maupun tempat wisata yang ada di Kabupaten Mojokerto.

    Menurut Ardi dan juga Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, Olahraga (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto, Norman Handito, yang hadir di lokasi wisata Lembah Mbencirang, Kec. Gondang berharap agar kegiatan ini, mampu mempercepat mempercepat pemulihan ekonomi di Kab. Mojokerto.

    Masih Ardi, giat Mblarah Bareng (Pers Tour ) ini juga sebagai upaya Pemkab Mojokerto membantu para penggiat ekonomi khususnya tempat wisata di Kabupaten Mojokerto agar dapat bergairah kembali.
    “Harapannya dengan melibatkan insan pers ini nanti akan terpublikasi dengan wahana yang lebih lengkap dan baru sehingga kemudian kunjungan wisatawan akan lebih meningkat,” ujarnya.

    Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, menjelaskan dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi harus melibatkan kolaborasi pentahelix yakni akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media.
    “Maka saya minta tolong bisa secara masif apa yang kalian alami dari kegiatan ini bisa dibantu dipublikasikan secara luar biasa di kanal-kanal kalian semuanya, masukan dari insan pers dapat menjadi bahan evaluasi untuk Pemkab Mojokerto sendiri, baik dari segi teknis promosi hingga dari sisi publikasi untuk bisa lebih diperbaiki lagi,” harap Bupati. (*)

    Reporter : Gatot Sugianto

    Penulis :

    Editor:

    Redaktur :

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan