Minggu, 2 Oktober 2022
25 C
Surabaya
More
    Jawa TimurKediriKAI Daop 7 Madiun Kampanyekan Cegah Tindak Kekerasan Seksual

    KAI Daop 7 Madiun Kampanyekan Cegah Tindak Kekerasan Seksual

    KEDIRI (WartaTransparansi.com) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero Daop 7 Madiun melakukan kegiatan kampanye di Stasiun Kediri untuk mencegah tindak kekerasan dan pelecehan seksual, Rabu (29/6/2022).

    Selama kegiatan kampanye berlangsung digelar di Stasiun Kediri dan sejumlah stasiun lainnya di wilayah Daop 7 Madiun. Dilakukan dengan cara medianpengeras suara dan beragam poster serta spanduk yang isinya stop pelecehan seksual, hingga KAI tidak menoleransi segala tindakan pelecehan.

    “Kampanye ini penting untuk mengajak kepada masyarakat supaya ketika menggunakan layanan KAI tetap saling menghargai dan menghormati sesama pelanggan. Sehingga dapat terwujud transportasi kereta api yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan,” ucap Vice President Daerah Operasi 7 Madiun Hendra Wahyono.

    Menurutnya, pihaknya juga sengaja menggelar kampanye ini dengan tujuan ikut serta menggugah kesadaran masyarakat agar tidak melakukan tindak kekerasan dan pelecehan seksual di transportasi umum, khususnya kereta api.

    Baca juga :  Belasan Oknum Perguruan Silat di Kediri Ditetapkan Tersangka Pengeroyokan

    “Kampanye ini penting untuk mengajak masyarakat supaya ketika menggunakan layanan KAI tetap saling menghargai dan menghormati sesama pelanggan, sehingga dapat terwujud transportasi kereta api yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan,” tuturnya

    Dalam kegiatan ini, PT KAI Daop 7 Madiun juga melibatkan berbagai pihak untuk ikut menyuarakan pencegahan pelecehan seksual di layanan KAI. Mereka diantaranya Komunitas Pencinta Kereta Api, Komnas Perempuan, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, serta tokoh-tokoh dan aktivis anti kekerasan seksual.

    Dalam kampanye tersebut, Hendra menuturkan, , KAI melakukan himbauan mencegah tindak kekerasan dan pelecehan seksual melalui pengeras suara. KAI juga menyampaikan pesan melalui spanduk, poster, pamflet, dan stiker. KAI juga mengajak masyarakat menandatangani petisi anti kekerasan dan pelecehan seksual di transportasi publik serta membagikan suvenir kepada pelanggan di stasiun dan kereta api.

    Baca juga :  Edarkan Pil Dobel L, Buruh Serabutan Asal Kediri Ditangkap

    Terakhir, Hendra menambahkan, agar para penumpang yang merasa terganggu di kereta api untuk tidak segan melapor ke petugas. Terdapat nomor telepon petugas yang sudah terpampang di dalam gerbong kereta api dan bisa dihubungi.

    “Yang kami lakukan pasti mencegah. Ada petugas di kereta api, Polsuska (Polisi Khusus Kereta Api). Kami akan memindahkan penumpang yang merasa terganggu dan kalau sampai terjadi (pelecehan) kami akan membuat laporan berdasarkan persetujuan penumpang ke pihak berwajib,” ungkapnya.

     

    Untuk diketahui, sebelumnya pada Sabtu (25/6), Menteri BUMN Erick Thohir memberikan penghargaan kepada kondektur yang melindungi pelanggan perempuan dari tindakan pelecehan seksual.

    Menteri Erick juga mengapresiasi tanggapan KAI atas kejadian tersebut berpesan kepada seluruh masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kepada petugas jika ada indikasi pelecehan seksual.

    Baca juga :  Gudang Mebel di Kediri Nyaris Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 150 Juta

    Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani juga mengatakan bahwa KAI perlu melakukan kampanye anti kekerasan seksual agar transportasi kereta api aman bagi perempuan. Ia berharap KAI dan Komnas Perempuan dapat berkolaborasi untuk aspek edukasi dan pedoman kebijakan yang berlaku secara internal dan eksternal di KAI.

    Selama tahun 2022, Daop 7 Madiun sendiri telah melakukan 3 kali kegiatan sosialisasi anti tindakan kekerasan dan pelecehan seksual di stasiun-stasiun wilayah Daop 7 Madiun seperti Stasiun Madiun, Nganjuk, dan Kertosono. KAI akan terus melakukan sosialisasi lebih lanjut agar semakin banyak masyarakat yang teredukasi terkait menjaga kesopanan di transportasi kereta api. (Abi)

    Reporter : Moch Abi Madyan

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan