Kamis, 13 Juni 2024
31 C
Surabaya
More
    JakartaPetisi hapus Amber Heard dari "Aquaman 2" Capai 2,6 juta Tanda tangan

    Petisi hapus Amber Heard dari “Aquaman 2” Capai 2,6 juta Tanda tangan

    JAKARTA (WartaTransparansi.com) – Petisi yang minta untuk menghapus Amber Heard dari pemeran “Aquaman 2” telah mencapai lebih dari 2,6 juta tanda tangan pada hari Sabtu (30/4) di tengah kasus pencemaran nama baik Johnny Depp terhadapnya.

    Dikutip Insider pada Senin, pada minggu ketiga persidangan penuh kontroversi, petisi tersebut minta eksekutif di Warner Bros. Entertainment untuk melakukan hal yang benar dan menghapus Heard dari sekuel “Aquaman”, yang secara resmi disebut “Aquaman and the Lost Kingdom”. Aktris ini memainkan karakter bernama Mera dalam waralaba.

    Petisi tersebut menulis bahwa “Amber Heard telah terungkap sebagai pelaku kekerasan dalam rumah tangga terhadap Johnny Depp.

    Isi petisi itu juga menuduh bahwa sejak perceraian keduanya, Heard secara sistematis telah menghancurkan karier Depp di Hollywood, membuat beberapa insiden palsu di mana sebenarnya Heard lah pelaku kekerasan tersebut namun berkata sebaliknya.

    Baca juga :  Didampingi Muhadjir, Presiden Tinjau Pengukuran dan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting

    Petisi tersebut menambahkan bahwa kekerasan dalam rumah tangga terhadap laki-laki harus diakui, dan tindakan harus diambil untuk mencegah pelaku melakukan perayaan di industri hiburan.

    Petisi ini dibuat oleh penulis dan seniman Jeanne Laraon, yang memiliki target tiga juta tanda tangan. Change.org mencatat bahwa jika petisi tersebut berhasil mencapai tujuannya, maka akan menjadi salah satu protes terbanyak yang mendapat tanda tangan di situs tersebut.

    Protes, yang diselenggarakan oleh penulis dan seniman Jeanne Larson, memiliki target tiga juta tanda tangan. Change.org mencatat di halaman bahwa jika petisi mencapai tujuannya, itu akan menjadi salah satu protes yang ditandatangani teratas di situs web.

    Setelah pasangan itu berpisah pada tahun 2016, Heard menulis sebuah opini untuk The Washington Post pada tahun 2018 di mana dia menggambarkan dirinya sebagai korban kekerasan dalam rumah tangga, tanpa menyebut nama pelakunya.

    Baca juga :  SMSI Sampaikan Empat Point Penting Jelang Pilkada Serentak

    Depp menggugat Heard atas artikel tersebut, menuduh aktris tersebut melakukan pelecehan fisik dan verbal terhadapnya. Heard telah membantah tuduhan itu dan menggugat balik, menuduh bahwa Depp melecehkannya secara fisik saat berada di bawah pengaruh obat-obatan atau alkohol.

    Petisi untuk menghapus Heard sebenarnya telah dibuat pada tahun 2020, setelah Depp dikeluarkan dari perannya dalam waralaba “Fantastic Beasts”.

    Depp diminta untuk mengundurkan diri dari spin-off “Harry Potter” beberapa hari setelah ia kalah dalam kasus pencemaran nama baik terhadap penerbit The Sun atas sebuah artikel yang menggambarkannya sebagai “pemukul istri”.

    Mengutip Antaranews, pada Juli 2021, Peter Safran, produser untuk “Aquaman and the Lost Kingdom”, mengatakan protes atas penghapusan Heard di podcast “Hero Nation” Deadline. Safran mengatakan timnya tidak bereaksi terhadap “tekanan penggemar,” dan itu berdampak kecil pada keputusan untuk mempertahankan Amber Heard di waralaba. (*)

    COPYRIGHT © 2022 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan