Senin, 8 Agustus 2022
26 C
Surabaya
More
    Jawa TimurKediriKapolsek Pagu Apresiasi Keberanian Mbah Poninten Melawan Jambet

    Kapolsek Pagu Apresiasi Keberanian Mbah Poninten Melawan Jambet

    KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Aksi seorang lansia berusia 62 tahun ini patut menjadi teladan dalam melawan tindak kejahatan. Ibarat pahlawan, nenek ini tanpa takut dan berani melawan pelaku penjambretan hingga tertangkap.

    Nenek tersebut adalah Poninten, yang beberapa waktu lalu sempat viral karena berhasil menggagalkan aksi penjambretan perhiasan kalung emasnya.

    Insiden itu terjadi di Jalan Raya Dusun Bogangin Kidul, Desa Padangan, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, Selasa (19/4) lalu.

    Kapolsek Pagu, Polres Kediri, AKP Agus Sudarjanto, bersama Ketua Ranting Bhayangkari Polsek Pagu Indah Agus dan jajaran Polsek Pagu menyerahkan paket sembako dan uang untuk diberikan kepada korban atau sosok Mbah Poninten warga Desa Padangan Kecamatan Kayen Kidul Kabupaten Kediri.

    Baca juga :  Pameran Keris di Kota Kediri Edukasi Masyarakat Dalam Pelestarian Budaya

    Menurut Kapolsek, dengan usia yang terbilang tidak muda lagi, sosok Mbah Poninten bisa menjadi contoh inspirasi bagi masyarakat yang lain. Artinya jangan takut untuk melawan semua tindak kejahatan.

    “Jadi misalkan di lingkungan sekitar kita ada kegiatan pelanggaran hukum atau kejahatan mungkin bisa dilaporkan kepada kami,” ujar AKP Agus Sudarjanto,Selasa (26/4/2022).

    AKP Agus mengatakan, sosok Mbah Poninten bisa disebut sebagai contoh Kartini pemberani, yang meski sudah berusia lanjut tetap berani melawan kejahatan.

    “Saya salut dan bangga, di era saat ini masih ada sosok tangguh seperti Mbah Poninten ” paparnya.

    Setelah memberikan bingkisan paket sembako dan uang, Kapolsek Pagu Polres Kediri AKP Agus Sudarjanto dan Ketua Ranting Bhayangkari Polsek Pagu Indah Agus mencoba bertanya langsung kepada Mbah Poninten ketika peristiwa tersebut terjadi.

    Baca juga :  KAI Sebar 7.000 Tiket Kereta Promo Kemerdekaan, Termurah Rp 17 Ribu

    Kemudian Mbah Poninten pun bercerita pada Saat kejadian, dia dihampiri pelaku penjambretan yang berpura-pura memberi makan gratis ke yang bersangkutan. Kala itu kondisi jalan tengah sepi, Poninten pun langsung menaruh curiga.

    “Saya lagi di pinggir jalan desa, tiba-tiba ada yang menghampiri dan memberikan daging (ceker ayam). Saya sempat curiga dan cerewet,” katanya.

    Lanjut, Poninten mengutarakan, terbukti kecurigaannya terjadi ketika itu kalung emas yang melingkar di lehernya menjadi incaran pelaku, sewaktu ia lengah, dan langsung ditarik kalung emasnya hingga putus mengakibatkan putus.

    Atas kejadian tersebut, dia langsung memberikan perlawanan kepada pelaku penjambretan.

    Ia menarik jas hujan yang dikenakan pelaku, hingga motor yang dikendarai pelaku terseok-seok dan masuk ke dalam selokan.

    Baca juga :  Bupati Kediri Berikan Pelatihan Penguatan SDM BUMDes

    “Saya tarik jas hujannya, dan masuk kedalam selokan. ‘Maling-maling’ saya berteriak keras minta tolong warga,” ungkapnya.

    Terakhir Mbah Poninten, menyampaikan, rasa terima kasih atas bantuan yang telah diberikan kepadanya berupa paket sembako dan uang tunai dari Kapolsek Pagu Polres Kediri AKP Agus Sudarjanto beserta jajarannya.

    “Terimakasih kepada Bapak Polisi (Kapolsek Pagu.red), saya tidak bisa membalas apa apa. Biar Allah SWT yang akan membalas kebaikan panjenengan, Ini akan saya gunakan untuk keperluan hari raya nanti, ” tutupnya. (Abi)

    Reporter : Moch Abi Madyan

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan