Jumat, 12 Agustus 2022
27.4 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaBLT Minyak Goreng Disalurkan kepada 250 KPM di Surabaya

    BLT Minyak Goreng Disalurkan kepada 250 KPM di Surabaya

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng, Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), di Kota Surabaya, disalurkan kepada 250 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Yakni, 100 KPM PKH, 50 PKM kategori PKL, dan 100 KPM kategori pedagang.

    Hal itu disampaikan Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Pepen Nazaruddin, di sela-sela kunjungan Presiden Jokowi di Pasar Tambah Rejo Surabaya, Rabu (20/4/2022). BLT Minyak Goreng yang telah dibagikan Jokowi di Pasar tambah Rejo senilai Rp 300 ribu.

    “Pembayaran BLT ini dimulai pada bulan April hingga bulan Juni. Disamping itu juga Presiden menyerahkan bantuan PKH tahap kedua dan bantuan sembako atau BPNT di bulan April,” kata Pepen.

    Baca juga :  Pemkot Surabaya Bagikan Bendera Merah Putih secara Gratis

    Di Kota Surabaya, untuk capain bantuan yang telah disalurkan atau telah terealisasi adalah sebesar 92 persen. Hal ini sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi yang menginginkan bahwa semua bantuan, harus sudah disalurkan sebelum Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijiriah. Bahkan, Ia memastikan, dalam dua hari kedepan seluruh bantuan akan selesai disalurkan.

    “Alhamdulillah untuk penyaluran bantuan Kota Surabaya secara nasional sudah sangat tinggi, yakni mencapai 92 persen, dari total jumlah penerima atau KPM di Kota Surabaya sebanyak 56.372 orang,” terangnya.

    Sementara itu, salah satu KPM kategori disabilitas asal Kecamatan Rungkut Kota Surabaya, Budi mengaku bersyukur telah mendapatkan bantuan dari Presiden Joko Widodo melalui Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Ia mendapatkan bantuan BLT Minyak Goreng dan kendaraan (motor) roda tiga, untuk berdagang.

    Baca juga :  Diikuti 131 Peserta, Pegadaian Kanwil XII Surabaya Sukses Gelar Khitanan Massal

    “Saya selaku pelaku UMKM bakpia berterima kasih kepada Pak Wali Kota yang telah mengusulkan bantuan kepada Kemensos. Dengan bantuan ini, saya yakin bisa mendapatkan omzet yang lebih banyak,” ujar Budi. **

    Reporter : Wetly

    Penulis :

    Editor:

    Redaktur :

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan