Minggu, 7 Agustus 2022
28 C
Surabaya
More
    Politik PemerintahanSoal Sekdaprov Jatim, Ada Ruang Dialog Parpol Pengusung Dengan Gubernur

    Soal Sekdaprov Jatim, Ada Ruang Dialog Parpol Pengusung Dengan Gubernur

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Tiga Calon Sekdaprov Jawa Timur kini tengah menunggu hasil Tim Penilai Akhir (TPA) yang diketuai Wapres. Ketiganya yakni Adhy Karyono (Staf  Ahli Kemensos), Jumadi (Kadis Kehutanan) dan Nur Kholis (Kadis Energi dan Sumber Daya  Mineral/ ESDM).

    “Soal Calon Sekdaprov ini memang menjadi hak perogratif Gubernur Khofifah Indar Parawansa sebagai usernya. Namun Komisi A DPRD boleh kan memberikan pertimbangan atau setidaknya masukan agar Gubernur tepat menentukan pilihannya,” ungkap Freddy Poernomo, kepada media ini di Surabaya, Selasa (19/4/2022).

    Ruang dialog yang dimaksutkan Freddy Poernomo itu karena Gubernur Khofifah diusung oleh koalisi parpol. Saya kira kalau ruang dialog ini bisa buka, diyakini Gubernur bebannya makin ringan dan akan menemukan sosok Sekdaprov sesuai kebutuhan baik 120 anggota DPRD Jawa Timur maupun 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

    Baca juga :  Kasus Apeng, Ketua DPD RI Ingatkan Kepala Daerah Tak Salahgunakan Wewenang

    “Di Jawa Timur itu ada 38 kabupaten/kota. Maka sosok Sekdaprov harus benar-benar memahami kebutuhan dan melayani kepentingan Jawa Timur ke depan, kata Freddy vokalis Partai Golkar.

    Lalu siapa yang cocok untuk menempati kursi Sekdaprov ? Saya sepakat, saat ini lebih tepat dari internal Pemprov Jawa Timur sendiri. Pemprov punya banyak stock yang mempuni sebagai Sekdaprov definitif,” kata Freddy Poernomo terang-terangan.

    Kalau ini bisa dilakukan akan bisa mendapatkan Sekdaprov yang kompetitif dan sesuai harapan ASN dilingkungan Pemprov Jatim, harapan gubernur Khofifah, serta mampu berkomunikasi dengan 120 anggota DPRD Jatim, serta membangun kepercayaan ditingkat 38 kabupaten/kota se Jatim, maupun ke pemerintah pusat.

    Sementara itu Pengamat Politik dan Peneliti Senior Surabaya Survey Center (SSC) Surokim Abdussalam terpisah menyatakan, pemilihan Sekdaprov Jawa Timur kali ini jelas sangat srategis dan krusial.

    Baca juga :  Airlangga Capres, Dukungan Sarmuji Gubernur Terus Melebar

    Ini tidak saja terkait semata jenjang karier birokrat di Pemprov tetapi relasi tahun 2024. Ketiganya sudah melewati tahapan tes dan terukur. Namun penilaian itu tidak akan berhenti disitu saja melainkan ada pertimbangan tambahan. Apa itu ? yakni faktor politis dan teknis, khususnya dengan relasi kuasa pengguna jabatan Sekda yaitu Gubernur.

    Demikian juga dengan calon Sekda juga harus memiliki relasi kuasa dan kesamaan frekuensi dengan gubernur. Lebih lebih mengawal tahun 2024. Namun semua itu akan kembali kepada gubernur sebagai user dan itu sebagai pertimbangan. Gubernur sah sah saja memberikan pertimbangan tersebut, kata Surokim.

    Sebagaimana diketahui Sekdaprov Jawa Timur saat ini di jabat Pj Wahid Wahyudi dan telah di perpanjang kali kedua hingga dilantiknya Sekdaprov difinitif. Wahid Wahyudi adalah Kadis Pendidikan Jawa Timur. (sr/min)

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan