Sabtu, 28 Mei 2022
25 C
Surabaya
More
    Jawa TimurKediriBupati Kediri Kecam Aksi Anarkis Gerombolan Pemotor di Gurah
    Antar Korban Pengeroyokan Lapor Polisi

    Bupati Kediri Kecam Aksi Anarkis Gerombolan Pemotor di Gurah

    KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Bupati Kediri mengecam aksi tindakan premanisme yang dilakukan gerombolan pemotor dan membuat resah pengguna jalan yang melintas malam hari.

    Aksi premanisme gerombolan bermotor itu, sebagaimana terjadi dalam kejadian di jalur Kediri-Pare pada Minggu, 13 Maret 2022 dini hari. Dalam video yang tersebar di media sosial, perekam video menyampaikan aksi yang dilakukan gerombolan itu seperti memecahkan kaca mobil dan memukuli orang yang melintas.

    Video aksi gerombolan pemotor yang tersebar di instagram tersebut langsung direspon Bupati Kediri yang akrab disapa Mas Dhito. Bahkan, warga yang menjadi korban sempat mengirimkan pesan berupa Direct Mesage (DM).

    Menindaklanjuti kejadian yang sudah meresahkan tersebut, dia mengantarkan para korban pengeroyokan melaporkan kasus itu ke Polres Kediri. Setidaknya ada empat warga yang menjadi korban membuat laporan.

    Baca juga :  Tolak HGU Diperpanjang, Warga Lereng Kelud Kediri Demo Kantor BPN

    “Saya mengecam aksi tersebut. Korban kebetulan massage ke saya dan saya sampaikan supaya tidak perlu takut melaporkan ke Polres,” ujar Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat mengantar korban membuat laporan ke Polres Kediri, Selasa (15/3/2022).

    Dalam kasus tersebut, lanjut Mas Dhito, gerombolan pelaku berjumlah 50-100 orang. Untuk membantu kepolisian mengungkap kasus itu, pihaknya akan menyerahkan rekaman closed circuit television (CCTV) milik Dinas Perhubungan ke kepolisian.

    “CCTV akan kita serahkan kepada pihak kepolisian untuk dicari tahu dari nomor polisi yang ada, lalu ciri-ciri lainnya,” tegasnya.

    Didampingi Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho, Bupati mengutarakan kepada masyarakat bahwa Kabupaten Kediri masih aman. Pemerintah Kabupaten Kediri bersama kepolisian bekerja keras mencari para pelaku yang telah melakukan aksi anarkis itu.

    Baca juga :  Tujuh Langkah Strategis Bupati Kediri Tangani Kasus PMK

    Sementara itu, Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho menyampaikan, pihaknya akan menindaklanjuti laporan itu untuk dilakukan penyelidikan. Untuk mengumpulkan alat bukti, kepolisian akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, karena CCTV dalam hal ini sangat membantu proses penyelidikan.

    “Kita sedang kumpulkan alat bukti sepanjang jalan,” tuturnya.

    Senada dengan Bupati, Mantan Kapolres Jombang itu menyampaikan bahwa Wilayah hukumnya masih aman. Pihaknya siap mengamankan Kabupaten Kediri. Untuk mengantisipasi kejadian terulang, kegiatan patroli akan ditingkatkan.

    “Ke depan kita akan tingkatkan patroli, dengan jajaran Polsek dan juga Satpol PP. Selain kamtibmas, kita juga akan patroli prokes,” urainya.

    Sekedar diketahui, dalam kejadian itu gerombolan pelaku yang mengendarai sepeda motor melaju dari arah Pare menuju ke arah Kediri. Setibanya di sekitar Gedung Serbaguna PCNU Desa Sukorejo, Kecamatan Gurah gerombolan pelaku menghadang pengendara motor dari arah Kediri.

    Baca juga :  Jembatan Ngadi Akan Dibangun Tahun ini Senilai Rp 7,72 Miliar

    Salah satu korban berinisial B warga Kecamatan Puncu menceritakan, waktu itu dia bersama teman-temannya yang berjumlah delapan orang hendak pulang dari nongkrong di Simpang Lima Gumul. Dalam perjalanan, mereka dihadang kelompok pelaku dan dikeroyok.

    “Saya dan teman-teman dihadang, dipukuli dan ditendang, teman saya ada yang giginya sampai copot,” pungkasnya. (ABI)

    Reporter : Moch Abi Madyan
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan