Kediri  

KNPI Kota Kediri Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni 30 Anak Yatim

KNPI Kota Kediri Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni 30 Anak Yatim
Pengurus DPD KNPI Kota Kediri bersama puluhan anak yatim mengikuti kegiatan buka puasa bersama dan penyerahan santunan dalam momentum Ramadan di Kota Kediri, Minggu 15 Maret 2026.( Foto: Moch Abi Madyan).

KEDIRI WartaTransparansi.com – DPD KNPI Kota Kediri menggelar buka puasa bersama sekaligus santunan bagi anak yatim di Kota Kediri dalam momentum Ramadan. Kegiatan yang diikuti puluhan anak yatim serta pengurus organisasi kepemudaan (OKP) ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus mendorong pemuda menghadirkan aksi sosial nyata di tengah masyarakat.

Ketua DPD KNPI Kota Kediri, Munjidul Ibad, menegaskan pemuda harus mampu memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Hal itu disampaikan saat pertemuan silaturahmi pengurus KNPI dan OKP yang digelar di sela kegiatan buka puasa bersama tersebut.

“Pemuda itu tidak hanya soal pergerakan pemikiran, tapi juga aksi nyata. Hari ini kita tunjukkan lewat tali asih kepada anak yatim,” ujar Ibad dalam sambutannya, di kantor KNPI Kota Kediri, Minggu 15 Maret 2026.

Menurut dia, kegiatan santunan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial pemuda kepada masyarakat. Selain mempererat kebersamaan antaranggota organisasi kepemudaan, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat berbagi di kalangan generasi muda.

Dalam acara tersebut, para pengurus KNPI dan anggota OKP duduk bersama anak-anak yatim mengikuti rangkaian doa, tausiyah, hingga penyerahan santunan sebelum waktu berbuka puasa. Suasana kebersamaan terlihat ketika para peserta berbincang santai sambil menunggu azan Magrib.

Selain kegiatan sosial, Ibad juga menyampaikan rencana pembenahan manajemen organisasi, khususnya terkait pencairan anggaran bagi OKP. Ia mengakui pengalaman pada 2025 menjadi bahan evaluasi karena pencairan bantuan organisasi baru terealisasi menjelang akhir tahun.

Karena itu, KNPI Kota Kediri menargetkan percepatan pencairan anggaran pada 2026 agar program kerja organisasi kepemudaan dapat berjalan lebih efektif. Ia juga mengimbau seluruh OKP mulai menyiapkan proposal kegiatan segera setelah masa libur Lebaran selesai sehingga proses administrasi dapat dipercepat.

Penulis: Moch Abi Madyan