Dalam kesempatan itu, Ibad juga mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi dan memperluas jejaring antarorganisasi pemuda. Menurutnya, hubungan yang baik antaranggota akan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.
“Barang siapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, perbanyaklah silaturahmi. Dengan banyak relasi, peluang kerja dan kolaborasi akan terbuka lebar,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Asyhari Eko Prayitno, mengatakan kegiatan santunan tersebut berasal dari donasi pengurus KNPI Kota Kediri yang kemudian disalurkan kepada anak yatim.
“Kami mentasarufkan hasil donasi dari pengurus KNPI Kota Kediri kepada 30 anak yatim piatu. kami berharap anak-anak yatim dapat merasakan kebersamaan dan kebahagiaan,” ujarnya.
Apresiasi terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Pemerintah Daerah melalui Kepala Bidang Kepemudaan, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Kediri, Aries Ahmad Chudori. Ia menyebut kegiatan santunan tersebut menjadi bukti kolaborasi positif antara pemerintah dan organisasi kepemudaan dalam membangun kepedulian sosial di masyarakat.
“Sejak tahun 2022 saya di Bidang Kepemudaan, santunan ini rutin kami laksanakan setiap tahun. Harapannya, di tahun 2026 ini jumlah atau sasaran santunan bisa terus ditambah dan ditingkatkan,” ujar Aries.(*)





