Minggu, 21 Juli 2024
27 C
Surabaya
More
    LifeStyleKenali Efek Samping Booster Vaksin Pfizer& Moderna, Sudah Tahu?

    Kenali Efek Samping Booster Vaksin Pfizer& Moderna, Sudah Tahu?

    Jakarta (WartaTransparansi.com) – Pihak Pfizer-BioNTech dan Moderna telah melakukan pengujian terkait efek samping dosis ketiga atau booster vaksin mereka. Hasil uji menunjukkan efek kedua vaksin serupa seperti nyeri di bekas tempat suntikan, kelelahan dan sakit kepala.

    Menurut pihak Pfizer, seperti dikutip dari Medical Daily, Jumat, berdasarkan analisis data dari partisipan uji coba, efek samping yang paling umum booster yakni rasa sakit di tempat suntikan (dialami sekitar 83 persen peserta).

    Efek samping lain yang sangat umum pada penerima booster Pfizer yakni kelelahan yang dilaporkan 63,7 persen peserta, sakit kepala sebesar 48,4 persen peserta.

    Efek samping lain yang dilaporkan oleh lebih sedikit peserta yaitu nyeri otot dan kedinginan. Sementara itu, efek samping yang paling jarang dilaporkan dalam uji coba termasuk nyeri sendi, diare, muntah, dan demam.

    Baca juga :  Didampingi Ketua Kadin Surabaya, Ketua DPD RI Kunjungi Kota Lama

    Uji coba Pfizer juga menemukan, orang dewasa berusia 65 tahun ke atas lebih kecil kemungkinannya mengalami gejala dan efek samping seperti flu setelah menerima suntikan booster dibandingkan dengan individu berusia 18-55 tahun.

    Namun, Ketua Kelompok Kerja Alokasi dan Distribusi Vaksin COVID-19 Mayo Clinic Melanie Swift, MD, mengatakan hasil ini sama sekali tidak mengejutkan karena efek samping sebenarnya berfungsi sebagai indikasi reaksi sistem kekebalan terhadap vaksin.

    Menurut dia, orang dewasa yang lebih tua memiliki sistem kekebalan yang lebih lemah dan kurang kuat, sehingga tubuh mereka cenderung tidak mendapatkan respons kekebalan.

    Sama seperti Pfizer, Moderna juga melakukan uji coba untuk menentukan efek samping umum dari suntikan boosternya. Berdasarkan data, dosis ketiga Moderna juga menyebabkan efek samping atau gejala yang serupa pada penerimanya seperti rasa sakit di tempat suntikan sebagai yang paling sering dilaporkan peserta (76 persen).

    Baca juga :  Didampingi Ketua Kadin Surabaya, Ketua DPD RI Kunjungi Kota Lama

    Gejala paling umum lainnya berupa kelelahan dan nyeri otot masing-masing sebesar 47,4 persen, sakit kepala (42,1 persen) dan nyeri sendi (39,5 persen). Efek samping lain yang dilaporkan peserta juga mencakup menggigil, demam dan mual.

    Reporter : Sabarudin

    Sumber : Antaranews

    COPYRIGHT © 2022 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan