Sabtu, 1 Oktober 2022
27 C
Surabaya
More
    NasionalAnggota Komisi Xl DPR Nilai Indonesia Terbaik Dalam Penanganan Covid-19 se Asia...

    Anggota Komisi Xl DPR Nilai Indonesia Terbaik Dalam Penanganan Covid-19 se Asia Tenggara

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Anggota Komisi Xl DPR RI yang juga Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur HM Sarmuji menilai penanganan pandemi covid-19 di Indonesia menunjukkan penanganan paling baik diantara negara-negara Asia Tenggara.

    “Ini capaian menggembirakan. Tentu tak lepas kerjasama semua pihak,” ungkap Sarmuji usai menyerahkan bantuan kepada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Kamis (30/12/2021).

    Bantuan tersebut untuk di bagikan ke Dinas Kesehatan Kabupaten/kota di Jawa Timur berupa 200 Oksigen Konsentrator dan 100 Tabung Oksigen dengan total Rp3,4 Milyar.

    Kita patut mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jatim terutama kepada Kepala Dinas Kesehatan. Karena hubungan keduanya selama ini sangat baik.

    “Komunikasi Partai Golkar dengan Kepala Dinas Kesehatan sangat baik. Kalau kita perlu apa-apa kita komunikasi dengan Kepala Dinas Kesehatan. Bahkan program vaksinasi kami (Golkar, red) di seluruh Jawa Timur, Kepala Dinas Kesehatan termasuk yang membantu kelancaran vaksinasi yang dilakukan di seluruh kabupaten-kota,” jelasnya.

    Baca juga :  Langkah Strategis Pemerintah Diungkap Dalam Bedah Buku Vaksinasi Covid-19

    Menurut Sarmuji, kolaborasi ini diharapkan terus dipertahankan. Karena ada peristiwa besar seperti ini tidak bisa diselesaikan sendiri.  Sebaliknya, dibutuhkan semua kekuatan bahu membahu saling membantu untuk meringankan beban berat yang terjadi selama ini.

    Di masa-masa berat karena adanya pandemi covid-19 dibutuhkan pengorbanan luar biasa khususnya tenaga medis termasuk kepala rumah sakit, kepala puskesmas, dan semua yang terlibat. Dan, harus diakui covid-19 saat ini masih ada. Bahkan informasinya, covid-19 yang bermutasi menjadi Omicron melanda negara-negara Eropa.

    “Mudah-mudahan di Jawa Timur tidak ada warga yang terkena omicron. Namun, kita tetap harus bersiap menghadapi. Kita tidak boleh lengah. Tidak boleh lagi tidak siap seperti yang pernah terjadi sebelumnya,” pintanya.

    Baca juga :  Langkah Strategis Pemerintah Diungkap Dalam Bedah Buku Vaksinasi Covid-19

    Sarmuji pun menceritakan saat etanol sangat langka. “Waktu itu, kita sempat bingung mecari etanol untuk memproduksi hand sanitizer. Kebetulan kami menyampaikan kepada Gubernur adanya bantuan untuk Golkar dan ke Pemprov etanol 20 ribu liter. Ibu Gubernur sempat terkejut kok masih ada orang yang memiliki etanol sebanyak itu saat kondisi langka. Karena kita panik, barang yang ada pun kita tidak tahu,” ungkapnya.

    Karena itulah, saat ini, dia berharap seluruhnya tetap waspada menghadapi apapun yang terjadi, termasuk ketika omicron masuk ke Indonesia.

    “Kita menyerahkan bantuan oksigen concentrator dan tabung oksigen juga untuk tujuan itu. Tapi, kita juga berharap seperti disampaikan Kepala Dinas Kesehatan, mudah-mudahan bantuan ini tidak terpakai,” tambahnya.

    Baca juga :  Langkah Strategis Pemerintah Diungkap Dalam Bedah Buku Vaksinasi Covid-19

    Dibagian akhir keterangannya Sarmuji juga meminta kepada DPRD Jatim untuk membuat Perda Keperawatan. Karena tenaga perawan merupakan tenaga medis terdepan dalam penanganan covid-19. Informasinya saat ini perda itu sedang dibahas. Dan, syukur-syukur disambut oleh pemerintah provinsi. (sr/min)

    Reporter : Samuel Ruung

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan